Sidoarjo (Antara Jatim) - Sebanyak 287 orang siswa prajurit TNI Angkatan Laut berhak menyandang pangkat sersan dua setelah berhasil menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan selama tiga bulan di Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut. Penyematan tanda pangkat kepada perwakilan siswa prajurit tersebut dilakukan Komandan Kobangdikal Laksamana Muda TNI Widodo pada upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara TNI AL angkatan ke-43 di Lapangan Candradimuka, Puslatdiksarmil, Juanda, Sidoarjo, Selasa. Hadir pada acara tersebut, antara lain Wakil Komandan Kobangdikal Brigjen TNI (Mar) Sturman Panjaitan, Komandan Kodikopsla Laksma TNI Aswad, Komandan Pusnerbal Laksma TNI I Nyoman Nesa, Komandan Kodikdukum Kolonel Laut (T) Tri Sunu Prasetyo, Komandan Kodikmar Kolonel (Mar) M Sulchan, dan Komandan Puslatdiksarmil Kolonel (Mar) Suaf Yanu Hardani. Setelah menjalani pendidikan dasar keprajuritan, ke-287 prajurit bintara jalur regular tersebut akan melanjutkan pendidikan kejuruan di tiga Komando Pendidikan berbeda di bawah Kobangdikal selama enam hingga delapan bulan. Mengutip penjelasan Bagian Penerangan Kobangdikal melalui surat elektronik, dari jumlah bintara itu, sebanyak 62 orang akan melanjutkan pendidikan kejuruan di Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) yang berlokasi di Ujung, Surabaya. Mereka terbagi dalam Kejuruan Bahari, Navigasi, Komunikasi, Artileri, dan Senjata Bawah Air. Selanjutnya 113 orang menjalani pendidikan kejuruan di Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum) di Bumimoro, Morokrembangan, terdiri dari Kejuruan Teknik 54 orang, Elektro (10), Suplai (27), Khusus (7), Kesehatan (11), dan Polisi Militer (4). Kemudian sisanya sebanyak 112 orang dari prajurit Korps Marinir menempuh pendidikan kejuruan di Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) di Gunungsari, Surabaya, yang terbagi dalam Kejuruan Artileri, Infantri, Kavaleri, dan Bantuan Tempur. Komandan Kobangdikal Laksda TNI Widodo mengatakan perjuangan untuk menjadi seorang bintara tidak mudah dan tidak hanya pengetahuan akademik, tekad, dedikasi, loyalitas, dan semangat pengadian yang tinggi, namun juga memerlukan kesehatan fisik yang prima. "Meskipun kalian sudah tua dengan rata-rata berusia 38 tahun, bahkan ada yang berumur 44 tahun, tetapi saya yakin kalian akan tetap menjaga kesehatan dan kebugaran dengan rajin berolahraga secara disiplin," katanya. Widodo juga menekankan pentingnya peningkatan moralitas dan keimanan kepada Allah SWT, selain kesehatan, kesamaptaan jasmani dalam mencetak prajurit yang bermoral, profesional dan berani. (*)

Pewarta:

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014