Nganjuk (Antara Jatim) - Keluarga anggota Polres Nganjuk yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri Bambang Setiawan (31) mengaku tidak mengetahui penyebab bunuh diri korban. Sejumlah keluarga yang dikonfirmasi mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Sebab, sepengetahuan keluarga, korban adalah sosok suami yang baik dan selalu melindungi keluarganya. Ia juga dikenal sebagai sosok yang suka bergaul serta pendiam. "Walaupun kami bersaudara, dan rumah kami juga berdekatan, kami tidak mengetahui ada masalah apa," kata Mardianto, paman korban ketika mengunjungi korban di RS Bhayangkara Nganjuk, Minggu malam. Anggota Polres Nganjuk yang bertugas di Satuan Samapta Sahbara (Sat-Sahbara) Polres Nganjuk Bambang Setiawan ditemukan meninggal diruang SPK dengan kedaan dada tertembus peluru. Mantan anggota Polsek Jatikalen, yang tinggal di Lingkungan Bulakrejo, Kelurahan/Kecamatan Warujayeng, Kabupaten Nganjuk tersebut diketahui terkapar. Jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk di Jalan Abdul Rahman Saleh. Kapolda Jatim Unggung Cahyono kepada wartawan mengatakan ditemukan terdapat tiga luka tembak di bagian dada korban. Korban bunuh diri menggunakan senapan serbu V2 yang biasa digunakan bertugas bagi anggota di bagian penjagaan. Sampai saat ini, jenazah masih dirawat di rumah sakit. Istri korban Susi Handayani dengan keluarga lain masih berusaha mengurus jenazahnya, dan rencananya akan dimakamkan besok.(*)

Pewarta:

Editor : Akhmad Munir


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013