Surabaya (Antara Jatim) - Pameran otomotif bertema "Codymaxx Surabaya Motorshow (CSMS) 2013" menargetkan transaksi senilai Rp40 miliar seiring perkembangan pasar otomotif di Jawa Timur yang cukup menggembirakan. "Sesuai data Gaikindo, kondisi itu tampak dari penjualan kendaraan roda empat yang berhasil menembus 1,1 juta unit secara nasional pada tahun 2012," kata General Manager Cody Enterprises, Denny Irawan, ditemui pada jumpa pers CSMS 2013 di Surabaya, Rabu. Menurut dia, Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia juga mengalami geliat industri otomotif yang besar seperti halnya di Jakarta. Apalagi, hampir semua segmen mobil dan motor baik kelas penumpang maupun komersial hingga mobil mewah bisa ditemukan di Surabaya. "Untuk itu, kami yakin target transaksi pada pameran yang dilaksanakan antara 27-31 Maret 2013 di Tunjungan Plaza Surabaya bisa tercapai," ujarnya. Apalagi, kata dia, pada kegiatan itu pihaknya mengajak 10 agen pemegang merek sebagai peserta pameran. Mereka antara lain Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, Chevrolet, Hyundai, Mercedes-Benz, Kia, Mitsubishi, dan satu merek dari segmen roda dua yakni Ducati. "Dari sektor industri pendukung otomotif juga ada berbagai merek seperti Merpati Nusantara Airlines, Diplomat Mild, dan Bank Mandiri," katanya. Dia mengatakan, kegiatannya tersebut diharapkan dapat dikunjungi oleh 3.000 hingga 5.000 orang. "Umumnya mereka mencari tahu tentang harga, model, dan teknologi terbaru yang ditawarkan masing-masing Agen Pemegang Merek (APM). Tentunya sebelum menentukan kendaraan yang akan dibeli," katanya. Pada kesempatan yang sama, Vice President Area Surabaya Basuki Rahmat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Rudiyanto, membenarkan, kini pasar otomotif di Surabaya semakin berkembang. Faktor utamanya, saat ini kendaraan bermotor telah menjadi kebutuhan primer masyarakat khususnya mereka yang berada di kelas menengah. "Di kegiatan CSMS 2013 di Surabaya, kami memudahkan masyarakat yang ingin membeli kendaraan bermotornya melalui sejumlah alat 'Electronic Data Capture/EDC'. Dengan alat ini pengunjung bisa bertransaksi baik untuk pembayaran uang muka secara kredit maupun tunai," katanya.(*)

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013