Casper Ruud mengalahkan Luciano Darderi pada semifinal ATP Masters 1000 Roma, Jumat (15/3) malam, untuk melaju ke final Internazionali BNL d’Italia 2026 untuk pertama kalinya.

Petenis Norwegia Ruud kalah di babak semifinal pada tiga kesempatan sebelumnya, tetapi ia memastikan kemenangan 6-1, 6-1 dalam pertandingan yang sempat ditunda karena hujan.

"Rasanya luar biasa. Saya sedikit kasihan pada Luciano, bermain di kandang sendiri dan tidak dengan energi maksimal," kata Ruud seusai pertandingan dikutip dari ATP.

"Ini adalah semifinal ke-10 saya di turnamen 1000 dan yang pertama baginya, jadi saya mencoba menggunakan pengalaman itu, dan saya pikir saya melakukannya dengan baik hari ini."

Dengan kemenangan itu, Ruud selangkah lagi meraih gelar Masters 1000 keduanya.

Petenis berusia 27 tahun tersebut meraih kemenangan di level Masters 1000 di Madrid tahun lalu. Ia mencapai pertandingan final di ketiga turnamen Masters 1000 lapangan tanah liat, yakni Monte-Carlo, Madrid, dan Roma.

Namun, jika Ruud ingin meraih gelar ke-15 di level tur dan ke-13 di lapangan tanah liat, ia mungkin harus mengalahkan petenis No.1 dunia Jannik Sinner.

Sinner sedang dalam rekor kemenangan beruntun 32 pertandingan di level Masters 1000, dan menghadapi Daniil Medvedev di semifinal.

Ruud turun peringkat di luar 20 besar dunia setelah tersingkir di perempat final di Madrid, tetapi akan kembali ke Top 20 berkat tembus ke final Roma.

Favorit tuan rumah, Darderi, menyelamatkan empat match point dalam perjalanannya mengalahkan Alexander Zverev pada babak keempat untuk mencatat kemenangan pertamanya atas petenis Top 10.

Darderi mengukuhkan penampilannya di Roma dengan kemenangan tiga set hingga pukul dua pagi melawan petenis Spanyol Rafael Jodar di perempat final.

Juara lima kali di level tur itu telah menghabiskan sembilan jam di lapangan selama empat pertandingan pertamanya dan hampir kehabisan tenaga untuk pertemuan pertamanya dengan Ruud.

Meski begitu, Darderi akan meninggalkan Roma di peringkat 16 ATP Live setelah penampilan gemilang di kandang sendiri.

Sementara itu, Ruud hanya kehilangan satu set dalam perjalanannya ke semifinal. Ia sering kali menggunakan pukulan forehand-nya, memanfaatkan sisi lapangan tersebut untuk melancarkan serangan dalam reli.

Setelah 24 menit, Ruud unggul 4-1 dan memiliki kesempatan break point ketika pertandingan dihentikan karena hujan deras.

Setelah pertandingan dilanjutkan kembali setelah penundaan selama dua jam, Ruud terus menunjukkan performa gemilang.

Petenis Norwegia itu memenangi lima dari enam poin yang ia mainkan setelah pertandingan dilanjutkan untuk mengakhiri set pertama dengan skor 6-1.

Ruud kemudian melaju dengan keunggulan 4-0 di set kedua dan meskipun Darderi memberikan perlawanan pada kedudukan 1-4, ia tidak mampu memanfaatkan kesempatan break point, sehingga Ruud meraih kemenangan dengan mudah.

Pewarta: Arindra Meodia

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026