Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah 30 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.424 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.394 per dolar AS.
Pengamat ekonomi mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah karena perebutan kendali atas Selat Hormuz antara AS dengan Iran.
“Sentimen pasar tetap rapuh setelah pertukaran militer yang kembali terjadi pada Senin (4/5), ketika pasukan AS dan Iran melancarkan serangan baru di Teluk karena kedua pihak berupaya untuk menegaskan kendali atas jalur air strategis tersebut,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Mengutip Sputnik, pasukan bersenjata AS melepaskan tembakan terhadap dua kapal sipil yang sedang mengangkut barang dari Khasab, Oman, menuju Iran hingga menewaskan lima orang.
Pada Senin (4/5), Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan Iran telah menembaki kapal perang AS dan kapal komersial, sehingga Amerika membalas tembakan dan menghancurkan kapal-kapal kecil milik Iran.
Namun, stasiun televisi milik pemerintah Iran, IRIB, mengutip sumber militer senior setempat yang menyebut pernyataan Amerika itu tidak benar. Iran dinyatakan hanya mencegah kapal-kapal AS melintas di jalur air itu dengan menembakkan dua rudal ke arah satu kapal perang AS.
“Kenaikan ketegangan tersebut secara efektif menghancurkan gencatan senjata yang rapuh dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkepanjangan,” kata Ibrahim.
Melihat sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I-2026.
Konsumsi masyarakat menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi kuartal I/2026. Kinerja konsumsi rumah tangga pada periode ini didorong oleh mobilitas penduduk pada momen libur nasional dan Hari Besar Keagamaan (Nyepi dan Idul Fitri).
“Selain itu, berbagai kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi serta berbagai stimulus pemerintah untuk mendorong konsumsi seperti diskon tiket transportasi, pemberian THR (Tunjangan Hari Raya) atau gaji ke-14, serta penetapan BI-Rate pada level 4,75 persen juga turut mendorong konsumsi masyarakat,” ujar dia.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa ini juga bergerak melemah ke level Rp17.425 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.368 per dolar AS.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026