Malang - Tim Pelita Jaya menghajar Tongas BSC dengan skor telak 95-51 pada lanjutan NBL Indonesia seri III di GOR Bimasakti Malang, Kamis petang.
Meskipun pernah menelan kelalahan dalam Seri III ini, performa Pelita Jaya Energi-MP Jakarta tidak menurun, bahkan dalam dua laga terakhir tim besutan Nathaniel Canson tersebut meraih kemenangan dengan margin cukup jauh.
Bila pada pertandingan sebelumnya Pelita Jaya menang telak dengan skor 90-41 atas Pacific Caesar Surabaya, saat meladeni Tonga BSC, Pelita Jaya kembali menang telak dengan skor 95-51.
Sebuah penetrasi dari Orlando Uneputty yang melakukan blok terhadap tembakan tiga angka Andy Poedjakesuma di menit pertama kuarter pembuka, tidak memberi pengaruh banyak. Tonga BSC tetap kewalahan menerima gempuran-gempuran Pelita Jaya selanjutnya.
Uneputty, Susanto, dan Rudolfo Ongkowijoyo bermain sangat baik saat menyerang. Tiga pemain ini memasukkan semua percobaan tembakan mereka, namun saat bertahan, big man Pelita Jaya tidak terbendung.
Fidyan Dini dan Ponsianus Indrawan leluasa menguasai paint area pertahanan BSC. Tembakan-tembakan luar Andy dan juga penetrasi Dimas Aryo menambah permasalahan bagi Tonga BSC yang membuat Pelita Jaya unggul 29-21.
Ketajaman para pemain Tonga BSC menurun di kuarter kedua dan sebaliknya Pelita Jaya justru menanjak. Tanpa Andy, Pelita Jaya mengandalkan Daniel Wenas, Ary Chandra, dan Samuel Kurniahu menjadi pelapis yang tidak kalah efektifnya.
Tiga pemain ini mengumpulkan total 22 poin dari 27 poin Pelita Jaya di kuarter kedua. Dengan rata-rata field goals yang membaik mencapai 51 persen, Pelita Jaya semakin menjauh 56-34 ketika kuarter kedua berakhir.
Kehadiran Fidyan Dini dan Komink sebagai benteng pertahanan Pelita Jaya benar-benar kokoh. Meskipun mengetahui keberadaan kedua pemain ini di tengah lapangan, Tonga BSC masih terus berupaya menusuk mencari angka dari jarak dekat.
Tongas BSC harus puas dengan hanya sembilan angka di kuarter ketiga. Tembakan-tembakan Rudolfo membuahkan enam angka yang mampu memperpekcil ketertiggalannya dari Pelita Jaya.
Andy Batam, menjadi pemain penting dalam kemenangan Pelita Jaya Jakarta. Andy membukukan double-double dengan 17 poin dan 10 rebound.
Meski meraih kemenangan pelatih Pelita Jaya Canson masih merasa ada yang kurang karena ketidakhadiran Erick Sebayang akibat cedera.
"Erick memang pemain penting dan pemain pelapis harus bisa menggantikan perannya. Selama ini beberapa pemain baru sembuh dari cedera dan kembali bermain, sehingga perlu melakukan penyesuaian," katanya.(*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013