Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Juanda memperkuat soliditas agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) sebagai ujung tombak perluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pekerja sektor informal dan bukan penerima upah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda, Teldi Rusnal di Surabaya, Jawa Timur, Kamis mengapresiasi atas kontribusi aktif para agen Perisai dalam meningkatkan kepesertaan.

"Agen Perisai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi dan memastikan pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya di sela Gathering Perisai Tahun 2026. 

Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi semangat kolaborasi semakin kuat dan kinerja di tahun 2026 semakin optimal.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi komunikasi bagi para agen agar mampu menyampaikan manfaat program secara efektif kepada masyarakat.

Dalam rangka mendukung hal tersebut, kegiatan itu turut menghadirkan sesi pelatihan public speaking yang dibawakan oleh Fadilah Al Rahmah dari Dylla and Co Public Speaking Surabaya.

"Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri, teknik komunikasi persuasif, serta kemampuan presentasi para agen Perisai saat melakukan sosialisasi di lapangan," katanya.

Fadilah Al Rahmah dalam sesi pelatihannya menyampaikan bahwa komunikasi yang efektif merupakan kunci keberhasilan dalam membangun kepercayaan.

"Public speaking bukan hanya tentang berbicara di depan banyak orang, tetapi tentang bagaimana menyampaikan pesan dengan jelas, meyakinkan, dan menyentuh kebutuhan audiens. Dengan teknik yang tepat, Agen Perisai dapat lebih percaya diri dan berdampak dalam setiap sosialisasi," ucapnya.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026