Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mengapresiasi sinergisitas pengamanan yang dilakukan semua elemen sehingga kegiatan lima tahunan musyawarah besar atau Parapatan Luhur (Parluh) tahun 2026 Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun berjalan kondusif.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel gabungan baik jajaran Polres Madiun Kota, Brimob, polres sekitar, TNI, instansi terkait pemda, pengamanan internal PSHT, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergisitas menjaga keamanan sehingga parluh berjalan kondusif," ujar Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi di Madiun, Jawa Timur, Minggu.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja maksimal demi terciptanya suasana yang aman, tertib, dan lancar selama kegiatan berlangsung dari tanggal 6-8 Februari 2026. Total ada sekitar 1.500 personel gabungan yang dilibatkan.
"Tanpa dukungan semua pihak, pengamanan ini tidak akan berjalan sebaik ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari kesiapan dan kerja sama semua unsur pengamanan yang terlibat," kata dia.
Pihaknya menjelaskan seluruh tahapan pengamanan telah sesuai dengan rencana dan berjalan dengan baik. Keberhasilan pengamanan ini juga tidak lepas dari pendekatan humanis yang diterapkan oleh seluruh personel di lapangan, serta peran aktif dari internal PSHT melalui Pamter yang turut menjaga disiplin peserta.
Kapolres berharap sinergi dan kekompakan terus berkesinambungan dan menjadi contoh dalam setiap kegiatan berskala besar yang melibatkan perguruan pencak silat di Kota Madiun ke depannya.
Sementara, kegiatan Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun telah berakhir dengan terpilihnya Moerdjoko sebagai Ketua Umum PSHT Pusat Madiun periode 2026-2031. Selain itu juga menetapkan Issoebiantoro sebagai Ketua Dewan Pusat PSHT masa bakti yang sama.
Dalam sambutannya usai kembali terpilih, Moerdjoko menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Pihaknya memohon bimbingan, arahan, dan pembinaan agar dapat mengemban tugas dengan baik untuk kemajuan organisasi.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026