Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur menemukan adanya menu yang dibagikan kepada para siswa tidak layak.

"Saya sudah meminta koordinator wilayah untuk turun tangan menyelidiki kasus tersebut," kata Ketua Satgas MBG Bangkalan Bambang Budi Mustika di Bangkalan, Rabu.

Ia menjelaskan, temuan adanya menu MBG yang tidak layak itu, sesuai dengan laporan yang disampaikan masyarakat serta rekaman video yang beredar di sejumlah platform media sosial.

Bambang memperkirakan, harga pada makanan tersebut tidak sampai Rp10 ribu, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kalau melibat dari gambar yang beredar, saya khawatir menu MBG yang tidak layak tersebut, tidak sampai Rp10 ribu," katanya.

Selain menginstruksikan koordinator wilayah, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan untuk melaporkan secepatnya apabila ditemukan menu makanan yang tidak layak.

Program MBG di Kabupaten Bangkalan ini menyasar para siswa di berbagai tingkatan, mulai dari siswa taman kanak-kanak, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dan yang sederajat.

Sebelumnya, Satgas MBG Kabupaten Bangkalan juga menemukan adanya makanan yang berulat yang diterima siswa di salah satu lembaga pendidikan.

"Kalau kasus yang pertama itu telah kami selesaikan, dan faktornya karena kurang hati-hati, karena ulat yang ada di menu MBG tersebut, berasal dari buah," katanya.

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026