Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Lamongan menyatakan dukungan terhadap pengembangan pengawasan Pemilu partisipatif melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (MoA) dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat.

Ketua PC Fatayat NU Lamongan Dewi Maslahatul Ummah mengatakan organisasinya siap berkontribusi aktif dalam mendukung tugas dan fungsi Bawaslu, khususnya dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah yang melibatkan peran perempuan.

“Sebagai organisasi perempuan, Fatayat NU siap berkontribusi dalam pengembangan pengawasan Pemilu partisipatif. Kerja sama ini sejalan dengan komitmen kami untuk ikut menjaga kualitas demokrasi dan memastikan hak pilih masyarakat terlindungi,” kata Dewi di Lamongan, Jawa Timur, Selasa.

Ia menambahkan, melalui perjanjian kerja sama tersebut Fatayat NU Lamongan akan mendorong para kader untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan pemilih, sosialisasi pengawasan partisipatif, serta pengawalan tahapan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan Toni Wijaya menyebut kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan, khususnya organisasi perempuan.

“Pengawasan Pemilu dan Pemilihan tidak bisa hanya mengandalkan pengawas formal. Melalui kerja sama dengan PC Fatayat NU Lamongan, Bawaslu ingin memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif demi mewujudkan Pemilu dan Pemilihan yang berintegritas,” ujarnya.

Menurut Toni, Fatayat NU memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat akar rumput sehingga dinilai mampu menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menyosialisasikan nilai-nilai demokrasi dan pengawasan Pemilu kepada masyarakat.

“Dengan jaringan Fatayat NU yang menjangkau hingga kecamatan dan desa, kami optimistis pengawasan partisipatif dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pewarta: Alimun Khakim

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026