Pelatih Arema FC Marcos Santos menyatakan kemenangan 2-1 dari Persik di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, merupakan buah dari sikap pantang menyerah pemain selama 90 menit di lapangan.

Marcos  menyebut  pertandingan ini sulit  karena Persik tampil dengan permainan terbaik dan bahkan mencetak gol lebih dahulu.

"Tapi pemain Arema menunjukkan semangat dan kerja keras hingga akhirnya bisa mencetak gol," kata Marcos dalam konferensi pers setelah pertandingan usai di Malang pada Minggu.

Marcos mengapresiasi upaya para pemain dalam  membantu tim mendulang tiga poin.

Kemenangan ini memutus catatan enam pertandingan tanpa pernah menang di Kanjuruhan.

"Apa yang kami lakukan dan dapatkan, (kami persembahkan) untuk Aremania," sambungnya.

 

Pemain Arema Julian Guevara bahagia bisa membantu tim menang, apalagi tiga poin ini menghentikan catatan buruk tak pernah menang melawan Persik dalam empat laga sebelumnya.

Dia meyakini hasil pertandingan hari ini  memperkuat keyakinan para pemain untuk kembali memenangkan pertandingan lain, khususnya saat bermain di Stadion Kanjuruhan.

"Kami harus lebih kuat lagi agar bisa menang seperti hari ini. Saya yakin semua pemain 100 persen bangkit," kata pemain berkewarganegaraan Kolombia ini.

Julian juga menyatakan akan sepenuhnya memanfaatkan ban kapten untuk memotivasi para pemain Arema FC.

"Kita sama-sama tahu kapten tim ini adalah John (Johan Alfarizi), aku hanya ingin membantu tim," tutur Guevara.

 

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026