Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember Tri Setyoningsih menyebut pertumbuhan ekonomi pada triwulan III/2025 Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencapai 6,16 persen atau lebih tinggi dari capaian Provinsi Jatim dan nasional.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jatim pada triwulan III/2025 mencapai 5,22 persen, sedangkan capaian rata-rata nasional berada di angka 5,04 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Situbondo kuartal 3 ini bagus yakni 6,16 persen, di atas provinsi dan nasional," katanya saat Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Situbondo, Senin.

Tri Setyoningsih menyampaikan pencapaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan III tahun ini menunjukkan ekonomi tumbuh lebih cepat dan lebih kuat dibandingkan level provinsi maupun nasional.

Menurutnya, capaian itu mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi dan produktivitas sektor-sektor unggulan serta daya beli masyarakat yang terus membaik.

Ekonomi Situbondo tumbuh baik, lanjutnya, didorong di sektor primer yang tumbuh 5,01 persen seiring meningkatnya produksi tembakau dan tebu pada periode puncak panen tahun 2025.

Pada sektor sekunder, katanya, mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,01 persen dan menunjukkan penguatan aktivitas industri pengolahan tembakau industri furnitur, industri makan minuman dan realisasi belanja modal bangunan pemerintah.

"Sedangkan di sektor tersier tumbuh stabil 5,24 persen, ditopang oleh meningkatnya aktivitas perdagangan, transportasi, dan berbagai layanan jasa. Jadi, sinergi ketiga sektor ini memperkuat struktur ekonomi daerah dan menjaga pertumbuhan Situbondo pada triwulan III/2025," kata Tri Setyoningsih.

Namun demikian, Tri Setyoningsih meminta pemerintah daerah setempat yang tergabung dalam TPID, TP2ED dan TP2DD agar tetap memperhatikan dan menjaga kendali laju inflasi.

"Inflasi harus tetap dijaga, karena jika inflasi naik, maka tentu daya beli masyarakat akan menurun. Kami dari BI juga siap berkolaborasi dengan Situbondo untuk pengembangan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) di pesantren," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Whayu Prayogo mengaku bersyukur dengan capaian pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,16 persen, jauh di atas capaian provinsi maupun nasional.

"Capaian ini merupakan kerja keras semua pihak, dan kami selalu berkolaborasi dengan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) maupun pemangku kepentingan lainnya dalam percepatan pertumbuhan ekonomi di Situbondo," katanya.

Data diperoleh ANTARA, pertumbuhan ekonomi Situbondo pada triwulan II/2025 (April, Mei, Juni) 5,95 persen, dan pada pada triwulan III/2025 kembali naik menjadi 6,16 persen.

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025