Jawa Timur mempertahankan gelar juara umum Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2025 setelah menyapu 21 medali pada kompetisi yang digelar Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Universitas Surabaya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengucapkan terima kasih dan rasa syukur tak terhingga kepada 37 anggota kontingen dari Jatim yang telah berjuang dalam ajang bergengsi penelitian tingkat nasional ini.

"Tentu kita berterima kasih atas kerja keras semua pihak, baik perolehan medali yang disumbangkan siswa SMP kita maupun siswa SMA kita. kita bersyukur dapat mempertahankan gelar juara umum ini. Mudah-mudahan prestasi ini terus menjadi pemecut semangat para siswa untuk menyuburkan penelitian yang bisa memberikan solusi bagi masyarakat luas," ucap Aries di Surabaya, Minggu.

Dikatakan Aries capaian prestasi juara umum ini merupakan kali kedua yang diukir para siswa di ajang OPSI.

Sebelumnya di tahun 2024 Jatim juga sukses merebut juara umum dengan perolehan 23 medali, dengan rincian lima medali emas, tujuh medali perak, dan 12 medali perunggu.

"Mempertahankan gelar juara umum ini tidak mudah. Karena pasti kompetitor juga menyiapkan kompetensi terbaiknya. Tapi, alhamdulillah, kontingen kita persiapannya juga lebih baik dari kompetitor lainnya," ucap Aries.

Ia juga menyebut berjayanya Jatim di ajang OPSI tak lepas dari ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang secara masif ditumbuhkan di sekolah sehingga siswa aktif melahirkan inovasi dan penelitian tiap tahun.

"OPSI menjadi wadah bagi siswa dalam meningkatkan rasa tanggung jawab, kemampuan berpikir kritis, kemampuan analisis, kerja sama dalam kelompok, meningkatkan rasa percaya diri, dan meningkatkan kepedulian sosial atas masalah-masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Karenanya ini menjadi ajang yang kompetitif bagi siswa," ujarnya.

Aries berharap gelar ini terus memacu pelajar Jatim dalam menggali potensi riset dan melahirkan solusi atas berbagai persoalan.

"Kalau selalu ingin tahu, penuh dengan pertanyaan ini akan membuat siswa terbiasa dalam berpikir kritis dan analisis yang pada akhirnya menciptakan sebuah inovasi atau penelitian," katanya.

Pada OPSI yang berlangsung 10–16 November 2025 itu, Jatim meraih enam medali emas, sembilan medali perak, lima medali perunggu, dan satu penghargaan khusus budaya lokal. Disusul Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan DKI Jakarta di posisi berikutnya.

Cabang yang dilombakan meliputi Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan, Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan dan Budaya, serta Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa.

Pewarta: Willi Irawan

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025