Syahrul lepas Ichsan Yasin Limpo dengan penuh haru

id mantan bupati gowa

Suasana pelepasan jenazah almarhum Ihsan Yasin Limpo di rumah duka di Jalan Haji Bau, Makassar, Kamis (1/08/2019). ANTARA Foto/Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo melepas jenazah adiknya Ichsan Yasin Limpo dengan penuh haru ke lokasi pemakaman di Taman Pemkaman Islam (TPI) Panaikang, Makassar.

"Ihsan adalah sosok birokrat dan anak Bugis Makassar yang sudah mendedikasikan dirinya bukan hanya untuk masyarakat Gowa tapi juga nasional," kata Syahrul disela proses upacara pelepasan mantan Bupati Gowa di kediaman orang tuanya di Jalan Haji Bau, Makassar, Kamis.

Ia mengungkapkan saat mendampingi Ihsan di Rumah Sakit Singapura bahwa Ihsan yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel itu berpesan agar tidak memperlihatkan air mata di depannya.

"Ketika masa kritisnya di Singapura dia berpesan, jangan perlihatkan saya air mata. Simpan kesedihan dalam hatimu. Saya butuh energi, saya butuh penyemangat," kenangnya yang kini menjabat sebagai tim penasehat Presiden Joko Widodo.

Ihsan menghembuskan nafasnya di RS Tokyo, Jepang pada 30 Juli 2019 dalam usia 58 tahun. Selanjutnya jenazahnya dipulangkan ke tanah air pada 31 Juli 2019 dan disemayamkan di rumah duka beberapa rumah dari kediaman Wakil Presiden HM Jusuf Kalla.

Baca juga: Mantan bupati Gowa meninggal di RS Jepang

Pada pelepasan jenazah almarhum Ihsan, Syahrul dengan suara serak karena menangis seraya mengatakan, sosok Ihsan telah membawa nama dan kebesaran keluarga Kol. Purn. Yasin Limpo yang merupakan tokoh pejuang 45.

Sementara itu salah seorang pelayat Sumitro mengatakan, sosok Ihsan ketika menjabat sebagai Bupati Gowa sangat mengapresiasi segala usaha warganya.

Dia pun menyebutkan, ketika bawang merah pertama kali dikembangkan di Pallangga, Kabupaten Gowa dan panen perdana sekitar 2014, Ihsan hadir panen perdana dan memberikan apresiasi pada para petani. Begitu pula ketika pengembangan tanaman buah naga di lokasi yang sama, Ihsan sangat mengapresiasi pertanian tersebut.

Baca juga: Mantan bupati Gowa meninggal di RS Jepang

"Almarhum dikenal sangat dengan warga dan sangat mengapresiasi usaha para petani," katanya.

Sementara itu, jenazah almarhum Ihsan sebelum dibawa ke TPI Panaikang, terlebih dahulu disholatkan di Masjid Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Iring-iringan pengantar jenazah sepanjang 10 kilometer dari perbatasan Kabupaten Gowa hingga TPI di Kota Makassar tidak terputus oleh pengendara roda dua dan roda empat.

Baca juga: Wakil Bupati Gowa pimpin upacara pelepasan jenazah Ichsan Yasin Limpo


Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar