Kapolda: Isu tsunami di Babel hoaks

id tsunami

Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Polisi Istiono (Babel.antaranews.com/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Polisi Istiono menyatakan isu akan terjadinya tsunami adalah hoaks karena Babel bukan wilayah ring of fire bencana tersebut.

"Omong kosong kalau akan terjadi tsunami di Babel," kata Brigjen Polisi Istiono saat rapat koordinasi persiapan arus mudik Lebaran 2019 di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan isu tsunami ini dapat mempengaruhi kunjungan wisatawan di sentra-sentra pariwisata di Bangka Belitung selama Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah. Oleh karena itu, isu-isu seperti ini tidak boleh ada, karena potensi terjadi bencana tersebut di Babel sangat tipis.

Babel bukan daerah ring of fire. Ring of fire merupakan daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Daerah ini berbentuk seperti tapal kuda dan mencakup wilayah sepanjang 40.000 kilometer.

"Sangat tipis terjadi tsunami di perairan Bangka Belitung. Oleh karena itu, masyarakat dan wisatawan jangan percaya isu-isu yang tidak jelas tersebut," katanya.

Menurut dia isu-isu tsunami sempat dipercayai masyarakat. Seperti kejadian menjelang Natal tahun ini, masyarakat Toboali Kabupaten Bangka Selatan sempat percaya akan terjadi tsunami di daerah itu.

"Tengah malam masyarakat harus mengungsi karena isu tsunami ini. Untung tidak ada korban jiwa akibat berita hoaks tersebut," katanya.

Ia menambahkan potensi bencana alam di Babel diantaranya banjir, angin kencang dan petir.

"Kami berharap masyarakat tidak mempercayai berita-berita hoaks ini, karena ini akan merugikan diri sendiri," katanya..

Pewarta : Aprionis
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar