Sandiaga rasakan aura kemenangan seperti saat Pilgub DKI

id sandiaga, 02

Calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno saat kampanye di GOR Ciracas, Jakarta Timur. ANTARA/Susylo Asmalyah

Jakarta (ANTARA) - Calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan perasaannya bahwa adanya aura kemenangan seperti saat menang di Pilgub DKI Jakarta pada 2017.

"Ini mirip-mirip seperti apa yang saya rasakan di tahun 2017 di mana setiap kunjungan itu momentumnya terbangun. Sentimenya semua positif, tertawa semua, bahagia, menyongsong perubahan," kata Sandiaga di di GOR Cendrawasih, Jakarta Barat, Senin.

Selain itu, semua rasanya sama dimana para pendukung dan relawan fokus kerja menebarkan optimisme dan positif.

"Suasana seperti ini artinya atmosfer gembira seperti ini atmosfer positif, menjemput perubahan yang seperti yang akan kita hadirkan di seluruh Indonesia," kata mantan Gubernur DKI.

Dia tidak ini ada suasana marah-marah, suasana saling menuduh, saling mencaci, tapi menginginkan suasana membawa suatu kebahagiaan, karena semakin yakin bahwa akan hadir angin perubahan.

"Masyarakat menginginkan perubahan ekonomi. Dan itu Insya Allah akan kita hadirkan pada tanggal 17 April," kata Sandiaga.

Dia merasa merinding saat melakukan kampanye kebudayaan di GOR Cenderawasih, karena Jakarta Barat adalah basis dimana para pegiat One Kecamatan One Center Entrepreneurship (OK OCE) yang paling semangat dari hampir 90 ribu pegiat OK OCE banyak yang berdomisili di Jakarta Barat dan cukup banyak juga izin usaha mikro kecil yang ditemukan di Jakarta Barat.

"Saya berharap semangat ini akan membuka satu peluang yaitu peluang mencetak pengusaha-pengusaha pemula baru yang akan membuka lapangan pekerjaan kami menargetkan OK OCE menciptakan 2 juta lapangan pekerjaan baru selama lima tahun," katanya.

Serta dengan adanya Rumah Siap Kerja untuk anak muda dia harapkan pengangguran di usia muda bisa dipangkas sehingga bisa memberikan solusi bagi masalah lapangan kerja dimulai dari Jakarta akan mengangkat di skala nasional.

Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar