BPN tegaskan Ramyadjie Priambodo bukan keponakan Prabowo Subianto

id Andre rosiade, penangkapan ramyadjie priambodo, prabowo,pilpres 2019,debat cawapres

Jubir BPN Andre Rosiade menanggapi isu penangkapan kerabat Prabowo Subianto di Jakarta, Minggu. (Rangga Jingga)

Jakarta (ANTARA) - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menegaskan Ramyadjie Priambodo yang ditangkap polisi karena kasus skimming ATM, bukan keponakan Prabowo Subianto.

"Yang bersangkutan bukan keponakan pak Prabowo, tapi kerabat jauh," kata Andre Rosiade dijumpai di lokasi debat ketiga Pilpres 2019, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu.

Sebelumnya polisi menangkap seseorang bernama Ramyadjie Priambodo atas kasus skimming ATM. Ramyadjie disebut-sebut memiliki hubungan keluarga dengan Prabowo Subianto.

Andre menekankan hubungan Prabowo dengan Ramyadjie adalah kerabat jauh.

"Kalau keponakan Pak Prabowo pasti ada nama Djojohadikusumo di belakangnya," ujar Andre.

Andre yang juga merupakan anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra menekankan kasus itu murni soal hukum. Pihaknya mempersilakan kepolisian memproses Ramyadjie secara hukum.

"Ini tidak ada urusan soal politik, tidak ada urusan dengan BPN, tidak ada urusan dengan Tidar (organisasi sayap Gerindra), tidak ada urusan dengan Gerindra, tidak ada urusan dengan pak Hashim (adik Prabowo)," tegas Andre.

Andre mengatakan pihaknya akan menuntut setiap pihak atau pemberitaan yang mencoba melakukan kampanye hitam dengan mengaitkan penangkapan dengan Ramyadjie dengan Prabowo-Sandiaga.

"Yang paling penting adalah kami akan menuntut link-link yang mencoba melakukan kampanye hitam memfitnah dengan mengkaitkan pak Hashim, Tidar, Gerindra dan BPN terhadap kasus ini," jelas Andre.

 

Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar