Di Kapuas Hulu-Kalbar toko sembako terbakar

id toko sembako terbakar,Kapuas Hulu

Kebakaran Lahan Gambut Dua anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) berupaya memadamkan api yang menjalar di lahan hutan, di kawasan Jalan Sepakat II, Pontianak, Kalbar, Senin (2/4). Berdasarkan pantauan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kalbar, dalam sepekan ini terdapat 54 titik panas (hot spot) yang terjadi akibat pembakaran lahan di sejumlah kabupaten di wilayah Kalbar yaitu antara lain Sambas, Kubu Raya, Kapuas Hulu dan Ketapang. (FOTO ANTARA/Jessica Helena Wuysang)

Putussibau, Kalbar,17/2 (ANTARA News) - Sebuah toko sembako milik Elyas (48) warga Desa Dangkan, Kecamatan Silat Hulu, wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (16/2) terbakar.

"Pemilik toko sembako itu tidak berada di tempat saat kejadian," kata Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko, di Putussibau, Ibu Kota Kapuas Hulu, Minggu.

Desa Nanga Dangkan, Kecamatan Silat Hulu merupakan kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dengan jarak tempuh sekitar lima jam dari Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu

Siko menjelaskan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan sekitar ratusan juta rupiah.

Menurut Siko, yang melihat api pertama kali yaitu seorang mahasiswi bernama Pipin (21) yang juga warga setempat, kemudian saksi berteriak minta pertolongan warga.

"Saat itu kebetulan ada acara tunangan di daerah itu, sehingga warga berhamburan datang untuk menolong," kata Siko.

Sementara Elyas pemilik toko sembako langsung dihubungi melalui telepon oleh salah satu warga untuk memberitahu peristiwa kebakaran tersebut.

"Saat tiba di toko Elyas melihat warga sudah ramai memadamkan api," kata Siko.

Api baru dapat di padamkan sekitar pukul 20.10 WIB, ada pun kerugian satu unit rumah sekaligus toko sembako.

Menurut Siko, api di duga berasal dari puntung rokok, untuk saat ini sudah dimintai keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik toko sembako tersebut.

Baca juga: Gudang daun purik Kapuas Hulu terbakar

Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar