Medan (ANTARA News) - Wakil Presiden M Jusuf Kalla menutup Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27 di Medan, Sumatera Utara, Jumat malam.

Wapres dalam kesempatan tersebut menggunakan pakaian tradisional melayu, warna kuning dan ikat kepala warna hijau.

Sementara kompleks gedung serbaguna T Rizal Nurdin di Deli Serdang Sumatera Utara atau Jalan Williem Iskandar, Medan, tempat dilaksanakan penutupan MTQ tersebut dihiasi dengan sorot lampu laser warna-warni.

Wapres dalam sambutannya mengenang MTQ pertama kalinya dilaksanakan pada 51 tahun lalu.

Wapres bercerita, MTQ berawal dari ide orang medan, Kepala RRI di Makssar Pak Sani yang menggelar perlombaan membaca Al Quran.

Ide tersebut kemudian dikembangkan menjadi MTQ tingkat nasional yang hingga kini terus dilaksanakan.

Perkembangan MTQ saat ini, dengan berbagai kategori yang muncul, menunjukan minat baca Al Quran generasi muda.

"Itu membuktikan minat membaca Al Quran telah menjadi bagian generasi muda kita. bukan hanya ahli internet tapi ilmu agama berkembang dengan baik di kalangan generasi muda," katanya.

Wapres mengatakan Al Quran bukan hanya dibaca dengan indah, namun juga dilaksanakan dengan ketulusan hati.

Wapres juga mengingatkan perlunya menjaga nilai-nilai Islam washatiyah (moderat) dalam berbangsa dan bernegara sebagai sifat bangsa Indonesia yang telah turun-temurun.

Nilai-nilai moderat itulah yang membuat kerukunan di Indonesia terus bertahan, sementara banyak negara-negara Islam yang kini terlibat konflik, kata Wapres.

Wapres mengakhiri sambutannya dengan pantun. "Bunga mawar harum baunya.Tumbuh ditaman indah warnanya. Membaca Al Quran indah dan syahdu. Allah akan memberikan pahala dan menenangkan kalbu," kata Wapres.

Penutupan MTQ ke-27 tahun 2018 ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wapres dan diikuti pemukulan gordang sembilan diantaranya oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Sementara itu, usai menutup MTQ ke-27, Wapres langsung bertolak menuju Provinsi Bali.

Baca juga: Banten juara umum MTQ Nasional
Baca juga: Menag sebut MTQ telah kembali ke khittah


Pewarta: M Arief Iskandar
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2018