Cak Imin: Tradisi kumpul berbuka puasa membangun Indonesia solid dan bersatu

id Muhaimin Iskandar,Muhaimin,MPR

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menilai acara kumpul-kumpul dalam rangka berbuka puasa bersama di bulan Ramadhan merupakan tradisi khas Indonesia yang menunjukkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang biasa disapa Cak Imin itu mengatakan acara kumpul-kumpul tersebut memiliki makna positif yakni membangun Indonesia yang kompak, solid, dan bersatu.

"Kumpul-kumpul baik untuk Indonesia yang kompak, solid, dan bersatu," kata Muhaimin dalam keterangannya, Minggu (27/5).

Sebelumnya, pada Minggu digelar acara berbuka puasa bersama di rumah dinas jabatan menteri dan ketua lembaga negara, di Komplek Widya Chandra, Jakarta.

Acara rutin yang digelar setiap tahun itu turut dihadiri Menpora Imam Nachrawi, Menristek dan Perguruan Tinggi M Nasir, anggota MPR Fraksi PKB Abdul Karding, Arzenti Bilbina, dan Syaiful Bachri.

"Kami mengundang masyarakat," ujarnya. "Dalam acara ini kami berbagi dengan sesama."

Setelah mengundang masyarakat, pria asal Jombang Jawa Timur itu menyatakan akan mengundang ketua-ketua partai politik untuk acara serupa.

"Kami undang ketua partai politik, baik yang mendukung pemerintah maupun oposisi," ujarnya kemudian menyatakan acara itu hanya tinggal menunggu konfirmasi.

Baca juga: Muhaimin: Kesenjangan sebabkan potensi perpecahan makin besar

Baca juga: Muhaimin ingatkan perlunya dialog Kemenag dengan mubaligh

Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar