Menko Puan cek penyaluran bantuan sosial di Klaten

id puan maharani,bantuan sosial,kabupaten klaten

Menko PMK Puan Maharani. (ANTARA /Galih Pradipta)

Klaten (ANTARA News) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengecek langsung penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat, setelah melakukan hal yang sama di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (24/5).

"Dari yang saya pantau, semua berjalan sebagaimana mestinya," katanya saat bersilaturahmi dengan para penerima bantuan yang dipusatkan di Kantor Pemerintah Desa Ngaren, Kabupaten Pedan, Klaten.

Para penerima bantuan program keluarga harapan (PKH), penerima bantuan pangan beras sejahtera (rastra) dan bantuan biaya pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar ikut berdialog dengan Puan.

Selain berdialog dengan para penerima bantuan sosial, Menko PMK juga menyerahkan sejumlah bantuan antara lain bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk SD dan SMP masing-masing 10 unit, dua ruang kelas baru, rehabilitasi 15 ruang sekolah, dua ruang ruang perpustakaan, satu paket ruang praktek, 260 penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan bantuan untuk empat siswa berprestasi.

Menko PMK juga membagikan bantuan peralatan pertanian diantaranya dua unit mesin alat tanam padi, tiga unit mesin alat potong padi, satu unit kendaraan pengangkut hasil panen, satu unit kendaraan pengangkut sampah, dan 10 unit traktor tangan, 500 bibit rambutan dan bibit mangga.

Puan mengatakan, ingin bantuan yang diberikan pemerintah bermanfaat dan harus dirawat dengan baik agar bisa dipakai dalam jangka panjang.

"Jangan sampai sekali dipakai lalu rusak," katanya di depan ratusan penerima bantuan.

Sebelumnya, dia juga mengecek berbagai bantuan sosial pemerintah di Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (24/5).

Di Sukoharjo, Puan juga memberikan bantuan antara lain lima unit pompa air untuk pertanian, satu traktor tangan, 10 unit mesin tanam padi, dan satu mobil lapangan untuk bencana alam.

Untuk warga berkebutuhan khusus, Puan menyerahkan bantuan berupa 50 alat bantu dengar, tujuh kursi roda, dan 50 tongkat untuk tunanetra, sedangkan untuk pendidikan, diserahkan bantuan tiga paket sanitasi sekolah, rehabilitasi dua sekolah, sembilan paket perangkat teknologi komunikasi, sembilan ruang sekolah, 21 unit komputer dan uang tunai masing-masing Rp500 ribu kepada empat anak berprestasi .

Bantuan lain yang diserahkan adalah 209 tunjangan profesi guru, 900 paket sembako, serta 500 bibit rambutan dan 500 mangga.

Baca juga: Menko Puan imbau warga sekitar Merapi terus waspada

Baca juga: Puan: Bantuan sudah disesuaikan dengan kebutuhan


 

Pewarta : Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar