Relawan KBJ Solo gelar syukuran pelantikan Presiden

Relawan KBJ Solo gelar syukuran pelantikan Presiden

Warga memotong gundul rambutnya pada acara Tasyakuran dalam rangka memeriahkan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/10/2019). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/hp/pri.

Solo (ANTARA) - Ratusan relawan tergabung Kami Bersama Jokowi (KBJ) menggelar syukuran terkait acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, di depan Plaza Manahan Solo, Minggu.

Pada acara syukuran yang digelar oleh relawan KBJ tersebut dilaksanakan berbagai kegiatan antara lain sejumlah kesenian tradisional, kelompok band, potong tumpeng, melepas burung merpati, cukur gundul, dan dilanjutkan gerakan tari massal.

Baca juga: Pelantikan presiden, keamanan Stasiun MRT Lebak Bulus diperketat

Bahkan, para relawan KBS yang hadir dalam kegiatan syukuran tersebut uniknya semuanya mengenakan pakaian adat jawa dan kostum dalaz, tokoh pewayangan.

Menurut Yuli Asrisukanti selaku Ketua relawan KBJ Solo, relawan KBJ Solo Raya mengadakan syukuran atas pelantikan Bapak Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden RI dan wakil Presiden RI periode 2019-2014.

Menurut Yuli pada acara syukuran berbagai kegiatan dilakukan, antara lain berawal penampilan kesenian Reog, band milenial, pembagian bunga kepada masyarakat, potong tumpeng, melepas burung merpati, melepas 2.000 ekor burung emprit (pipit) , potong rambut gundul, setelah itu, dilanjutkan gerakan tari massal.

"Saya akan pertama kali yang potong gundul, karena selama kampanye hingga pengumuman pasangan Jokowi-Ma'ruf, dan kemudian dilantik penjadi Presiden dan Wakil Presiden, banyak sekali informasi hoaks dan menyerang beliau," katanya.

Baca juga: Jusuf Kalla rindukan momen "doorstop" bersama wartawan

Hal tersebut, kata dia, para relawan merasa prihatin dan kemudian ingin potong gundul agar hati merasa lega. Pihaknya sebagai warga Negara Indonesia sudah mempunyai Presiden dan Wakil Presiden secara sah dan konstitusional.

Pada acara syukuran tersebut semua menggunakan pakaian kostum pewayangan dan adat Jawa, kata dia, tujuannya untuk melestarikan budaya nasional. Melepas burung merpati tanda perdamaian, sehingga Indonesia tetap bersatu damai.

"Relawan KBJ mempunyai anggota gabungan secara nasional dari Sabang sampai Merauke," katanya.

Pihaknya berharap Jokowi dalam memimpin Negara Indonesia ke depan lebih semangat, kuat,  dan lebih brilian dalam membawa kebijakan-kebijakan untuk pemerintahan serta membawa perekonomian nasional meningkat. 

Baca juga: Jokowi sebut akan banyak wajah baru di kabinetnya
Baca juga: Hadiri pelantikan, Fadli Zon cerita soal pemberian keris dari Prabowo
Baca juga: Ketua MPR berpantun apresiasi Prabowo dan Sandi berlapang dada
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019