Bupati Nunukan harapkan TNI AL bersinergi bangun daerah perbatasan

id bupati nunukan, tni al, lanal nunukan

Upacara serah terima jabatan Komandan Lanal Nunukan di Halaman Markas Lanal Nunukan, Kamis (22/8)

Nunukan (ANTARA) - Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid mengharapkan peran TNI AL menjaga kedaulatan NKRI di laut sangat diharapkan dalam mendorong keberhasilan pembangunan daerah, khususnya di daerah perbatasan.

Hal ini diungkapkan Bupati saat memberikan sambutan pada lepas sambut Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan di Gedung Ali Akbar Jalan Fatahillah Nunukan, Kamis (22/8) malam

"Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dan seluruh elemen masyarakat mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah dilaksanakan oleh bapak M Machri Mokoagow selama ini sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Nunukan, dan saya menyampaikan selamat datang kepada bapak Anton Pratomo sebagai Komandan Lanal Nunukan yang baru di Bumi Panekindi Debaya Kabupaten Nunukan," latanya.

Laura menyampaikan, Kabupaten Nunukan salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia terdiri 19 kecamatan. Sebagian besar wilayahnya berbatasan langsung dengan negara lain terutama Sabah dan Sarawak.

Kemudian tapal batas meliputi darat dan laut sehingga keberadaan TNI AL sangat penting. Mengingat kondisi geografis sedemikian berat namun tidak menyurutkan Pemda terus melakukan pembangunan di berbagai bidang dan sektor kehidupan.

Baca juga: TNI AL terkendala geografis berantas penyelundupan narkotika

Hanya saja Laura mengajak TNI AL berperan menyukseskan program Pemkab Nunukan dengan menegakkan supremasi hukum di wilayah perairan batas negara maupun Kabupaten Nunukan.

Ia mengaku, peran TNI AL selama ini telah ditunjukkan dengan baik selaku mitra pemerintah daerah bersama-sama mewujudkan pembangunan yang berkeadilan di Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan ini meminta penanganan masalah perbatasan, khususnya yang berkenaan dengan pembinaan wilayah teritorial dan penegakan hukum tentunya membutuhkan perhatian yang serius.

Sebab, wilayah lautan luas yang secara geografis berbatasan langsung dengan negara Malaysia membawa dampak dan konsekuensi terjadinya permasalahan sosial yang kerapkali melanggar ketentuan hukum yang berlaku di wilayah Indonesia ini.

Baca juga: Personel KRI Teluk Lada-521 mulai periksa KM Mina Sejati

Seperti, permasalahan penyelundupan barang terlarang seperti narkoba dan minuman keras, penyelundupan barang-barang tidak berizin, human trafficking, illegal fishing, dan lain sebagainya juga banyak terjadi di wilayah laut.

Banyaknya permasalahan di wilayah perbatasan ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Nunukan terutama instansi yang ditugaskan menangani dan bertanggungjawab.

Laura menambahkan, peran TNI AL dalam hal ini Lanal Nunukan yang berkolaborasi dengan satuan tugas keamanan lainnya dan Pemerintah Daerah semakin besar ke depannya.

“Saya berharap kiranya bapak Anton Pratomo dapat membawa Lanal Nunukan dalam langkah kolaborasi yang lebih mantap lagi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) untuk bersama sama mewujudkan masyarakat Kabupaten Nunukan yang sejahtera. Mari kita diskusikan bersama dan bangun jejaring komunikasi yang baik dari unsur pimpinan hingga bawahan sehingga segala permasalahan dapat segera ditangani dan diselesaikan," kata Laura.

Baca juga: TNI AL bantu selamatkan korban pertikaian KM Mina Sejati
 

Pewarta : Rusman
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar