Semen Gresik Bangun Sarana Air Rp600 Juta

id Semen Gresik

Semen Gresik Bangun Sarana Air Rp600 Juta

Logo Semen Gresik (Antara Jatim)

Air berasal dari sumber air yang sudah ada di Desa Kajar dan Ngembel, Sedangkan untuk Desa Timbrangan berasal dari sumur bor warga
Surabaya (Antaranews Jatim) - Perseroan Terbatas Semen Gresik, sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) membangun fasilitas sarana air bersih senilai Rp600 juta untuk masyarakat di tiga desa sekitar pabrik Rembang, Jateng, yakni Desa Kajar, Timbrangan dan Ngampel.


Direktur Utama Semen Gresik Mukhamad Saifudin, dalam keterangan persnya yang diterima di Surabaya, Selasa, mengatakan bantuan fasilitas sarana air bersih tersebut berupa fasilias pompa, pipanisasi dan tandon air.


Saifudin mengatakan, pembangunan sarana air bersih di tiga desa dengan jumlah penduduk 600 KK atau 1800 jiwa itu dikerjakan mulai hari ini dan ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari ke depan.


"Air berasal dari sumber air yang sudah ada di Desa Kajar dan Ngembel, Sedangkan untuk Desa Timbrangan berasal dari sumur bor warga," katanya.


Lebih lanjut Saifudin mengatakan, melalui bantuan infrastruktur sarana air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya untuk penyediaan pelayanan dasar masyarakat tentang air bersih, peningkatan kualitas kesehatan, dan mengembangkan sanitasi lingkungan.


"Untuk mewujudkan sarana air bersih dan sanitasi yang berkesinambungan dibutuhkan pengelola sarana yang mampu mengelola, mengoperasikan dan memelihara sarana tersebut dengan baik. Maka nantinya pengelola tersebut kami serahkan kepada masyarakat melalui BUMDES desa," tuturnya.


Ia berharap, dengan adanya air bersih pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.


Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengaku sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan Semen Indonesia, sebab membuktikan komitmen Semen Indonesia untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.


"Pemerintah Kabupaten Rembang menyadari angka kemiskinan di Kabupaten Rembang cukup tinggi. Adanya perusahaan diharapkan dapat menggerakkan potensi ekonomi dan mengurangi kemiskinan," katanya.


Hafidz berharap, masyarakat sekitar perusahaan dapat mendukung adanya industri di Kabupaten Rembang, sehingga bisa berdampak ekonomi dan kesejahteraan. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar