Pemkab Lumajang- Pemkab Badung MoU Kembangkan Sektor Pariwisata

id pariwisata lumajang,kerja sama lumajang-badung,sektor pariwisata,bupati lumajang

Pemkab Lumajang- Pemkab Badung MoU Kembangkan Sektor Pariwisata

Bupati Lumajang As'at (kiri) menandatangani MoU kerja sama pengembangan sektor pariwisata dengan perwakilan pejabat Pemkab Badung, Bali di Kabupaten Lumajang (Humas dan Protokol Pemkab Lumajang)

Lumajang memiliki 82 destinasi wisata dan beberapa di antaranya sudah menjadi unggulan Kabupaten Lumajang. Selain Tumpak Sewu, Lumajang juga terkenal di kalangan wisatawan melalui wisata B29, Wisata Ranu Kumbolo, Pendakian Gunung Semeru dan lainnya
Lumajang (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur melakukan kerja sama dengan Kabupaten Badung, Bali untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Kabupaten Lumajang.


Bupati Lumajang As`at di Lumajang, Senin, mengatakan Pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini telah memiliki program pembangunan di bidang pariwisata yang tentunya memerlukan banyak investor untuk mempercepat pembangunan tersebut.


Sebelum menandatangani MoU kerja sama sektor wisata dengan Pemkab Badung, Bupati Lumajang membuka acara sarasehan bersama para investor yang memberikan peluang seluas-luasnya kepada para investor yang ingin mengembangkan potensi di Kabupaten Lumajang.


"Lumajang memiliki 82 destinasi wisata dan beberapa di antaranya sudah menjadi unggulan Kabupaten Lumajang. Selain Tumpak Sewu, Lumajang juga terkenal di kalangan wisatawan melalui wisata B29, Wisata Ranu Kumbolo, Pendakian Gunung Semeru dan lainnya," tuturnya.


Selain potensi wisata, lanjut dia, Lumajang juga memiliki beberapa potensi unggulan di bidang pertanian yang mencapai 36,59 persen karena tanah di Kabupaten Lumajang sangat cocok untuk memproduksi hasil pertanian dan perkebunan.


"Komoditas unggulan yang dihasilkan meliputi padi, pisang, kopi dan lain-lain. Apalagi saat ini, Lumajang sudah memiliki produk khas pisang mas kirana, pisang agung, dan salak pronojiwo yang sudah diakui oleh masyarakat luas," tuturnya.


Bupati juga menjelaskan potensi di bidang pertenakan dengan produk unggulan berupa kambing etawa Senduro yang merupakan kambing asli dari daerah Kecamatan Senduro, dan beberapa waktu yang lalu Lumajang pernah menyelenggarakan festival panen pedet yang nantinya dikembangkan untuk pembangunan sektor perternakan.


Kabupaten Lumajang sempat diperbincangkan di berbagai media karena kekayaan hasil pertambangan pasirnya, namun sebenarnya sektor pertambangan pasir hanya menyumbang 3,9 persen dari produk domestik regional bruto (PDRB).


"Pasir yang berasal dari Gunung Semeru memang berkualitas terbaik untuk pemanfaatan pembangunan jalan tol," katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyebutkan bahwa tingkat pengangguran di Kabupaten Lumajang terkecil nomor dua se-Jawa Timur karena juga didikung oleh program bursa kerja yang setiap tahun diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang.*
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar