Atlet Anggar Situbondo Raih Perunggu di Malaysia

id Atlet Anggar, Reno Widigdyo,Ketua KONI Situbondo.

Atlet Anggar Situbondo Raih Perunggu di Malaysia

Atlet Anggar asal Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Billa Dwi Alfiantoro. ( Istimewa)

Oleh karena itu, kami berharap agar prestasi Billa Dwi Alfiantoro di Malaysia, dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya. Bagi semua cabang olahraga harus lebih giat lagi berlatih untuk menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional
Situbondo (Antaranews Jatim) - Atlet anggar asal Kabupaten Situbondo, Jawa Timur meraih medali perunggu pada kejuaraan anggar Shout East Asia Fencing Federation (SEAFF) Championship 2018 di Malaysia.


"Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Situbondo kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat internasional dan ini membagakan, atlet anggar membagakan ini yaitu Billa Dwi Alfiantoro yang meraih medali perunggu," kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Situbondo, Reno Widigyo di Situbondo, Senin.


Ia mengemukakan, bangga terhadap prestasi atlet anggar Situbondo Billa Dwi Alfiantoro, meskipun hanya meraih medali perunggu di kejuaraan Shout East Asia Fencing Federation (SEAFF) Championship 2018 di Malaysia.


Menurut dia, meraih medali perunggu di ajang international merupakan prestasi luar biasa, dan prestasi atlet anggar di kejuaraan antarnegara di Asia tersebut tak hanya membanggakan nama Situbondo melainkan nama Bangsa Indonesia.


"Oleh karena itu, kami berharap agar prestasi Billa Dwi Alfiantoro di Malaysia, dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya. Bagi semua cabang olahraga harus lebih giat lagi berlatih untuk menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional," ucapnya.


Billa Dwi Alfiantoro mengikuti kejuaraan anggar Shout East Asia Fencing Federation (SEAFF) Championship 2018 di Malaysia, sejak 18 hingga 21 Januari 2018.


Atlet anggar itu sudah melaju ke semifinal, namun atlet anggar tersebut dikalahkan oleh atlet anggar asal Vietnam dengan skor 15-7.
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar