Pemkot Surabaya Perbaiki Infrastruktur Kawasan Eks-Dolly

id Pemkot Surabaya, Perbaiki Infrastruktur, Kawasan Eks-Dolly

Pemkot Surabaya Perbaiki Infrastruktur Kawasan Eks-Dolly

Kepala Bappeko Surabaya Agus Sonhaji (Abdul Hakim)

Dalam perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan bisa meningkatkan jumlah pengunjung untuk datang di bekas kawasan prostitusi itu
Surabaya (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Surabaya mengoptimalkan revitalisasi di kawasan eks lokalisasi Dolly dan Jarak, salah satunya dengan cara perbaikan infrastruktur serta fasilitas penunjang lainnya. 
     
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Agus Imam Sonhaji, di Surabaya, Kamis, mengatakan revitalisasi Dolly nantinya juga akan dikoordinasikan dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UMKM) sebagai peningkatan UMKM di Dolly. 

"Dalam perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan bisa meningkatkan jumlah pengunjung untuk datang di bekas kawasan prostitusi itu," katanya. 

Selain revitalisasi Dolly dan Jarak, lanjut dia, Pemkot Surabaya juga akan merevitalisasi kawasan kota lama Tunjungan dan tepi pantai Kenjeran. "Revitalisasi tersebut dilakukan agar kawasan Surabaya semakin tertata rapi sebagai tempat jujukan," katanya. 

Ia mengatakan revitalisasi yang membutuhkan anggaran miliaran rupiah tersebut sudah masuk dalam APBD Surabaya 2018. Nantinya, lanjut dia, masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) akan melakukan pengerjaan sesuai dengan tupoksinya masing-masing. 

"Setiap OPD memiliki tanggung jawab untuk bisa meningkatkan perekonomian di masing-masing kawasan tersebut," ujarnya. 

Menurut dia, setelah ada revitalisasi di tiga kawasan itu, Pemkot Surabaya akan bisa mengajak wisatawan dalam berkunjung di tiga lokasi strategis tersebut. Ia mengharapkan tiga kawasan itu juga akan menjadi ikon Surabaya sebagai kawasan jujukan yang nantinya menjadi tempat bagi para wisatawan lokal dan mancanegara.

"Saat ini rancangan revitalisasi itu sudah matang dan siap dikerjakan pada 2018 nanti," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar