Massa Santri Beri Dukungan Moral Rekannya di PN Kabupaten Kediri (Video)

id Santri Aksi Solidaritas, Dukung Rekannya, di Pengadilan Negeri, Kabupaten Kediri, pemkab kediri, kabupaten kediri

Massa Santri Beri Dukungan Moral Rekannya di PN Kabupaten Kediri (Video)

Sejumlah massa saat aksi solidaritas di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (6/12). Aksi itu dilakukan memberikan dukungan moral pada rekan santri mereka yang dituduh terlibat jaringan pencurian. (Foto Asmaul Chusna)

Kami ke sini (Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri) tidak ingin membuat ricuh, tapi kami memberikan dukungan moral pada sahabat kami, santri yang dituduh sebagai penadah jaringan pencurian telepon seluler,
Kediri (Antara Jatim) - Puluhan massa yang terdiri dari santri dan pemuda yang tergabung di Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kediri, Jawa Timur, aksi solidaritas di pengadilan negeri kabupaten setempat, memberikan dukungan moral pada rekan santri mereka yang dituduh terlibat jaringan pencurian.
     
"Kami ke sini (Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri) tidak ingin membuat ricuh, tapi kami memberikan dukungan moral pada sahabat kami, santri yang dituduh sebagai penadah jaringan pencurian telepon seluler," kata koordinator aksi, Agung di PN Kabupaten Kediri, Rabu.
    
Ia mengaku tidak percaya jika Ahmad Sarifudin terlibat dalam jaringan pencurian telepon seluler. Selama ini, Ahmad adalah santri baik dan lugu. Ia dimungkinkan juga hanya menjadi korban, sebab ia tidak mengetahui telepon seluler yang dibelinya ternyata hasil curian.
     
"Dia itu aslinya anak lugu, tidak tahu persoalan perputaran di dunia media sosial. Ia hanya membeli lewat 'Facebook', ketemuan di konter Jombang dan ternyata curian," ujarnya.
     
Ia berharap, Ahmad yang berasal dari Jawa Tengah itu dibebaskan, sebab yang bersangkutan tidak bersalah. Ahmad tidak mengetahui jika barang yang dibeli seharga sekitar Rp600 ribu itu adalah barang curian.      
     
Sementara itu, Nur Baedah dari LBH GP Ansor yang mendampingi santri itu mengatakan tim sangat menghargai proses hukum yang berlangsung saat ini. Namun, tim masih mempertanyakan perkara itu, sebab hingga kini belum ada keputusan siapa pencurinya.
     
"Eksepsi kami keberatan, karena siapa pencurinya belum ada keputusan. Itu, kami harapkan jadi pertimbangan majelis hakim, namun, kami tetap menghormati proses hukum," katanya.
     
Lebih lanjut, ia mengatatakan tim juga akan membuat penangguhan penahanan. Dengan itu, diharapkan santri itu tidak ditahan. Tim merasa prihatin dan berharap dalam perkara ini ada keadilan yang didapatkan untuk santri tersebut. 
     
Aksi itu dilakukan di halaman PN Kabupaten Kediri. Massa juga membawa berbagai poster yang isinya tuntutan keadilan bagi Ahmad Sarifudin. Selain membawa poster, mereka juga melakukan orasi yang isinya juga permintaan keadilan bagi Ahmad. Selain itu, mereka juga berdoa bersama, dengan harapan bisa membawa berkah. (*)
Video Oleh Asmaul Chusna


Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar