Anas Klaim Punya Strategi untuk Yakinkan "Pemilih Milenial"

id Abdullah Azwar Anas, PDIP, Pilkada jatim 2018

Anas Klaim Punya Strategi untuk Yakinkan

Abdullah Azwar Anas. (Willy Irawan)

Generasi milenial pemilihnya cukup banyak dan perlu cara baru. Cara baru ini mendorong kami untuk berpikir positif bagaimana berpolitik menjadi indah. Makanya setiap ke mana-mana saya selalu bawa kuliner Banyuwangi dan mampir di kuliner daerah itu, sehingga diplomasi kuliner ini menarik karena anak milenial
Surabaya (Antara Jatim) - Bakal calon wakil gubernur dari PDIP Abdullah Azwar Anas mengklaim telah mempunyai strategi untuk meyakinkan anak muda atau yang dia sebut "pemilih milenial" agar memilih dirinya bersama Saifullah Yusuf di Pilkada 2018 .  

"Kami akan meyakinkan pemilih milenial yang jumlahnya kurang lebih 17 juta. Tipe pemilih ini tidak suka orang yang berantem. Tidak suka figur yang membahas kejelekan orang, dia tidak mau ruwet," kata dia usai menjadi pembicara di Universitas Airlangga Surabaya, Jumat.

Atas dasar itulah, Anas berkeliling ke 32 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk membangun politik dengan "fun" atau rasa gembira dan tidak menjelekkan figur lain yang akan menjadi lawannya nanti.

"Tipe Generasi Y ini mengambil keputusan tidak harus ketemu orang tapi lihat di media sosial. Ini menjadi tantangan bagi kami yang mencalonkan" ujarnya.

Dia mengemukakan, nantinya akan ada kampanye di kampus-kampus guna menggaet "pemilih milenial" tersebut. Namun Anas menegaskan, kuncinya adalah tetap membangun kampanye politik dengan gembira sehingga nantinya tidak harus mengagitasi orang, menyulut emosi tapi meyakinkan dengan program nalar, yang masuk akal dan bisa diukur.

"Generasi milenial pemilihnya cukup banyak dan perlu cara baru. Cara baru ini mendorong kami untuk berpikir positif bagaimana berpolitik menjadi indah. Makanya setiap ke mana-mana saya selalu bawa kuliner Banyuwangi dan mampir di kuliner daerah itu, sehingga diplomasi kuliner ini menarik karena anak milenial," tuturnya.

Selain itu, Anas mengatakan, pihaknya akan membuat program intens bersama beberapa kampus dan dosen di Jatim guna menguji beberapa kegiatan yang akan menjadi program prioritas ke depan.(*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar