Kemenag Pamekasan Pastikan Sanksi Pegawai KUA Lakukan Pungli

id Pungli di Pamekasan

Kemenag Pamekasan Pastikan Sanksi Pegawai KUA Lakukan Pungli

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan Moh Shodiq (Abd Aziz)

Pungli merupakan bentuk perbuatan terlarang yang kini sedang diperangi pemerintah. Jika ada oknum yang melakukan itu, jelas akan kita sanksi," kata Kepala Kemenag Pamekasan Moh Shodiq di Pamekasan, Rabu
Pamekasan (Antara Jatim) - Kantor Kementerian Agama Pamekasan, Jawa Timur, memastikan akan

memberikan sanksi kepada oknum pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) yang

terbukti melakukan pungutan liar pada warga yang hendak menikah.

"Pungli merupakan bentuk perbuatan terlarang yang kini sedang

diperangi pemerintah. Jika ada oknum yang melakukan itu, jelas akan kita

sanksi," kata Kepala Kemenag Pamekasan Moh Shodiq di Pamekasan, Rabu,

menanggapi adanya oknum KUA yang dilaporkan masyarakat melakukan praktik

terlarang itu ke Kemenag Pamekasan.

Shodiq mengimbau agar masyarakat memberitahukan secara langsung

kepada dirinya, apabila ada oknum bawahannya melakukan pungli.

Ia berjanji, akan merahasikan identitas pelapor dan oknum yang melakukan praktik tidak terpuji itu, akan disanksi tegas.

Dalam laporan yang disampaikan sekelompok masyarakat ke Kantor

Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan itu dijelaskan bahwa pungutan liar

yang dilakukan oknum petugas KUA dalam setiap kegiatan pernikahan itu,

antara Rp500 ribu hingga Rp600 ribu.

Pungutan itu dilakukan petugas apabila masyarakat mengundang petugas

pencatat nikah untuk menikahkan calon pasangan suami istri di rumah

mereka serta mengurus administrasi akta nikah.

Laporan praktik pungli lainnya yang juga disampaikan masyarakat ke

Kantor Kementerian Agama Pamekasan itu adalah pada pembuatan nomor

register guru (NRG).

Para guru dipersulit untuk untuk mendapatkan nomor register jika tidak memberikan "uang pelicin" kepada oknum petugas.

Terkait dengan praktik pungli pada pengurusan NRG ini, Kepala

Kemenag Moh Shodiq mengatakan, akan melakukan pemeriksaan internal

kepada masing-masing pegawai yang mengurus bidang pendidikan di Kantor

Kementerian Agama Pamekasan.

"Yang jelas, semua praktik pungli merupakan perbuatan terlarang dan tidak boleh dibiarkan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar