PMI Tulungagung Kehabisan Stok Darah Golongan O

id PMI, stok darah habis, donor darah, transfusi darah

PMI Tulungagung Kehabisan Stok Darah Golongan O

Petugas memeriksa stok darah di almari penyimpanan berpendingin di UT PMI Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (10/1) (Destyan Sujarwoko)

"Prinsipnya layanan tetap dilakukan seoptimal mungkin. Jika memang tidak ada (persediaan) solusi awal yang dilakukan adalah mencari pendonor dari lingkungan keluarga atau kerabat pemohon," ujarnya.
Tulungagung (Antara Jatim) - Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Cabang Tulungagung,
Jawa Timur, kehabisan stok darah golongan O sehingga menyebabkan
sejumlah permintaan tidak segera terlayani bahkan sebagian harus mencari
ke UTD PMI daerah lain.


"Sebenarnya bukan habis sama sekali. Sampai pagi tadi masih ada
sembilan kantong, namun semua sudah terpesan," kata Kepala UTD PMI
Tulungagung dr Rukmi di Tulungagung, Selasa.


Untuk melayani permintaan darah golongan dari pasien atau keluarga
pasien, lanjut dia, UTD PMI Tulungagung mengintensifkan kegiatan donor
darah keliling dan penyampaian pesan berantai melalui media sosial.


Selain itu, lanjut dia, PMI juga aktif berkoordinasi dengan
keluarga pasien untuk ikut mengupayakan pendonor golongan darah O,
seperti permintaan.


"Prinsipnya layanan tetap dilakukan seoptimal mungkin. Jika memang
tidak ada (persediaan) solusi awal yang dilakukan adalah mencari
pendonor dari lingkungan keluarga atau kerabat pemohon," ujarnya.


Kepala Bidang Pelayanan UTD PMI Tulungagung S Priyono mengatakan,
pada Selasa pagi stok darah golongan O menipis hingga bersisa sembilan
kantong yang semuanya sudah terpesan.


Mengantisipasi hal itu, lanjut dia, PMI menyebar pesan berantai
berisi pemberitahuan kondisi stok darah golongan O yang habis di
sejumlah media sosial serta mengajak warga untuk sukarela mendonorkan
darahnya.


Istilahnya, kata dia, yakni sebagai donor pengganti yang artinya
pendonor bisa dilakukan oleh pihak keluarga apabila golongan darahnya
sama.


"Untuk saat ini tercatat ada sekitar 20 ribu lebih pendonor aktif di Kabupaten Tulungagung," ujarnya.


Priyono menambahkan, berdasarkan data stok darah yang ada di PMI
Tulungagung meliputi darah sehat "whole blood" (WB) untuk golongan darah
A sebanyak 24 kantong, untuk golongan B sebanyak 37 kantong, untuk
golongan AB sebanyak 11 kantong dan golongan O kosong.


Sedangkan untuk persediaan darah "packed red cell" (PRC) untuk
golongan darah A sebanyak 69 kantong, golongan darah B sebanyak 107
kantong, untuk golongan darah AB sebanyak 42 kantong dan untuk golongan
darah O kosong.


"Untuk stok yang kami miliki diperkirakan hanya cukup untuk satu
minggu. Kami mengimbau bagi pendonor yang sudah waktunya terutama
golongan darah O supaya segera mendonorkan darahnya," ucapnya. (*)
Pewarta :
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar