Dispendik Surabaya Resmikan Pusat Pelatihan Guru

id Dspendik Surabaya, PIPPG

Dispendik Surabaya Resmikan Pusat Pelatihan Guru

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya meresmikan meresmikan Pusat Inovasi Pembelajaran dan Pelatihan Guru (PIPPG) di Jalan Kalibutuh Surabaya, Selasa. (Humas Dispendik Surabaya)

"PIPPG dibuka untuk memfasilitasi para guru dalam mengembangkan kemampuan mengajarnya yakni dengan menggunakan media pembelajaran serta komitmen memajukan pendidikan di Surabaya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, M Ikhsan, Selasa.
Surabaya (Antara Jatim) - Dinas Pendidikan Kota Surabaya meresmikan Pusat Inovasi Pembelajaran dan

Pelatihan Guru (PIPPG) untuk meningkatkan kompetensi guru secara

berkelanjutan.

"PIPPG dibuka untuk memfasilitasi para guru dalam mengembangkan

kemampuan mengajarnya yakni dengan menggunakan media pembelajaran serta

komitmen memajukan pendidikan di Surabaya," kata Kepala Dinas Pendidikan

Kota Surabaya, M Ikhsan, Selasa.

Selain itu, PIPPG berfungsi mengembangkan kemampuan profesional

guru dalam proses belajar-mengajar mendukung pengembangan peningkalatan

kualitas pembelajaran di sekolah.

"Lembaga ini juga berfungsi sebagai lembaga yang memfasilitasi

inovasi pengembangan media pembelajaran yang dibutuhkan dalam mendukung

proses pembelajaran," urainya.

Ia berharap dengan dibukanya PIPPG mampu membawa pengaruh positif

dalam dunia pendidikan di Surabaya terutama untuk mendampingi para guru

matematika memberikan wawasan tambahan tentang penggunaan media-media

pembelajaran.

"Sehingga pembelajaran matematika menjadi menyenangkan bagi para

siswa. Selain itu di sini alat peraganya cukup lengkap serta diharapkan

mampu meningkatkan kompetensi guru" katanya.

Mantan Kepala Bapemas dan KB Kota Surabaya tersebut menambahkan,

PIPPG bisa dipakai dalam pemahaman praktik dan pemahaman konsep. Sekolah

juga bisa mengajukan alat peraga IPA, IPS dan Matematika.

Ikhsan menjelaskan, dalam PIPPG nantinya pengembangan tidak akan

memakai ruang khusus karena gurunya akan langsung bertanggung jawab.

Selain itu juga akan langsung praktik di laboratorium dan langsung di

kelas. Oleh Sebab itu ruang yang baru di sekolah ada LCD, komputer dan

sound system.

"Ke depan, hasil pelatihan ini bisa digunakan untuk pertimbangan kenaikan pangkat," katanya.

Sementara itu, Pakar pendidikan Martadi mengapresiasi dengan

dibukanya PIPPG. Pasalnya, menurut dia, kompetensi guru masih belum

sesuai dengan harapan, padahal poin utama ialah kualitas sumber daya

manusianya.

"Pemerintah tidak punya cukup anggaran untuk 30.000-an guru di

Jatim dan 3 juta guru di Indonesia, makanya harus dibuka tempat

pelatihan guru dengan kerja sama berbagai pihak. Pengembangan guru

efektif itu menciptakan wadah agar sesama guru saling berinteraksi,"

katanya.

Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan alat peraga matematika

untuk siswa SD/MI kepada Dispendik Surabaya untuk membantu para guru

meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. (*)
Pewarta :
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar