Potensi industri fesyen wastra rumahan di Ngawi

  • Rabu, 11 Juni 2025 14:58

Pelaku usaha fesyen rumahan Febrina Fajarwati memotret busana rancangannnya sebelum diunggah ke media sosial di Gendhis Butik, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (11/6/2025). Dalam sebulan pelaku usaha fesyen wastra rumahan tersebut mampu memproduksi sekitar 90 potong busana dengan gaya perkantoran atau office look dengan mengkombinasikan kain batik dan tenun untuk kemudian dijual ke berbagai kota di Indonesia melalui media sosial dengan harga Rp200 ribu hingga Rp1 juta per potong menurut kualitasnya. ANTARA Jatim/Ari Bowo Sucipto/mas.

Pelaku usaha fesyen rumahan Febrina Fajarwati merancang busana di Gendhis Butik, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (11/6/2025). Dalam sebulan pelaku usaha fesyen wastra rumahan tersebut mampu memproduksi sekitar 90 potong busana dengan gaya perkantoran atau office look dengan mengkombinasikan kain batik dan tenun untuk kemudian dijual ke berbagai kota di Indonesia melalui media sosial dengan harga Rp200 ribu hingga Rp1 juta per potong menurut kualitasnya. ANTARA Jatim/Ari Bowo Sucipto/mas.

Pelaku usaha fesyen rumahan Febrina Fajarwati melakukan kontrol kualitas busana hasil rancangannya di Gendhis Butik, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (11/6/2025). Dalam sebulan pelaku usaha fesyen wastra rumahan tersebut mampu memproduksi sekitar 90 potong busana dengan gaya perkantoran atau office look dengan mengkombinasikan kain batik dan tenun untuk kemudian dijual ke berbagai kota di Indonesia melalui media sosial dengan harga Rp200 ribu hingga Rp1 juta per potong menurut kualitasnya. ANTARA Jatim/Ari Bowo Sucipto/mas.

Berita Terkait

Foto Terkait