Pemanfaatan drone pertanian

  • Rabu, 15 Juli 2026 16:09

Petugas mengoperasikan drone pertanian untuk menyemprotkan pestisida di lahan persawahan Desa Karanganom, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). Pemanfaatan teknologi drone dalam budi daya tanaman pangan merupakan bagian dari penerapan smart farming yang terus didorong Kementerian Pertanian guna mempercepat modernisasi sektor pertanian melalui mekanisasi, meningkatkan efisiensi penggunaan sarana produksi dan tenaga kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Petugas mengoperasikan drone pertanian untuk menyemprotkan pestisida di lahan persawahan Desa Karanganom, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). Pemanfaatan teknologi drone dalam budi daya tanaman pangan merupakan bagian dari penerapan smart farming yang terus didorong Kementerian Pertanian guna mempercepat modernisasi sektor pertanian melalui mekanisasi, meningkatkan efisiensi penggunaan sarana produksi dan tenaga kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Petugas memasukkan cairan pestisida yang telah dicampur dengan air ke tabung drone pertanian di lahan persawahan Desa Karanganom, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). Pemanfaatan teknologi drone dalam budi daya tanaman pangan merupakan bagian dari penerapan smart farming yang terus didorong Kementerian Pertanian guna mempercepat modernisasi sektor pertanian melalui mekanisasi, meningkatkan efisiensi penggunaan sarana produksi dan tenaga kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Seorang petani menyaksikan sebuah drone pertanian yang menyemprotkan pestisida di lahan sawah Desa Karanganom, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026).. Pemanfaatan teknologi drone dalam budi daya tanaman pangan merupakan bagian dari penerapan smart farming yang terus didorong Kementerian Pertanian guna mempercepat modernisasi sektor pertanian melalui mekanisasi, meningkatkan efisiensi penggunaan sarana produksi dan tenaga kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing pertanian. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Berita Terkait