Surabaya (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) meraih penghargaan dari CNN Indonesia untuk kategori Regional Financial Inclusion Accelerator karena masif mendukung literasi dan inklusi keuangan di Jawa Timur.
"Semua capaian yang diperoleh ini tak lepas dari kerja keras seluruh Jatimers yang senantiasa menjaga bisnis perbankan tetap berjalan di tengah persaingan yang ketat," kata Direktur IT, Digital & Operasional Bank Jatim Wiweko Probojakti di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.
Wiweko mengatakan pengakuan dari CNN Indonesia merupakan bukti bahwa produk dan layanan Bank Jatim berhasil mendapat sambutan positif dan bisa menjadi solusi atas beragam kebutuhan masyarakat.
Bank Jatim dinilai menonjol lewat perannya sebagai penggerak literasi dan inklusi keuangan di Jawa Timur lantaran memiliki layanan keuangan digital yang langsung terkoneksi dengan sistem pemda, UMKM, hingga masyarakat di pelosok daerah.
Wiweko menjelaskan integrasi host to host pajak daerah, layanan remitansi internasional, hingga ekspansi jaringan ATM menunjukkan Bank Jatim melayani transaksi sekaligus memperkuat ekosistem fiskal daerah secara menyeluruh.
“Apresiasi ini akan semakin memotivasi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan produk-produk perbankan Bank Jatim,” ujarnya.
Atas beberapa tantangan yang telah dihadapi baik eksternal maupun internal, Bank Jatim mampu mencatatkan performa positif per September 2025 yang merupakan konsolidasi mencakup kinerja anggota KUB.
Secara konsolidasi, kinerja Bank Jatim pada September 2025 cukup baik yakni untuk nilai asset Rp125,1 triliun atau tumbuh 17,3 persen dari tahun sebelumnya.
Mayoritas nilai asset berasal dari kontribusi asset produktif seperti peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp 80,2 triliun atau meningkat 29 persen (yoy) dan pengelolaan dana pihak ketiga sebesar Rp99,3 triliun atau naik 13,5 persen (yoy).
Atas pengelolaan asset tersebut, Bank Jatim mampu membukukan pendapatan bersih sebesar Rp5,10 triliun atau meningkat 29,25 persen (yoy).
