Malang Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memperkenalkan potensi alam dan kekayaan budaya setempat melalui penyelenggaraan Batu Art Flower Carnival 2025 bertema 'Pesona Harmoni Alam dan Budaya Kota Batu Sae' yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Minggu.
"Tentang potensi alam dan budaya khas dari setiap wilayah di Kota Batu, kami perkenalkan melalui acara ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardiansyah, di Kota Batu, Jawa Timur.
Penyelenggaraan event dalam rangkaian Hari Ulang Tahun ke-24 Kota Batu itu diharapkan meningkatkan daya tarik dan sebagai sarana mempromosikan pariwisata di wilayah setempat.
Pemkot setempat menargetkan jumlah kunjungan wisata pada 2025 sebesar 11,5 juta orang. Target tersebut mengalami lonjakan dari periode 2024 yang berada di angka 11 juta dengan realisasi 10,8 juta wisatawan.
Pada acara tersebut total diikuti oleh 67 kontingen yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Batu, pemerintah desa, kelurahan, hingga berbagai instansi yang ada di wilayah setempat.
Acara itu pun juga dihadiri tamu undangan dari beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Kota Malang, Kabupaten Sumenep, dan Kota Pasuruan.
Setiap kontingen mampu menyuguhkan kreativitas beragam pada kostum yang digunakan, yakni dengan memadukan pakaian tradisional dengan balutan hiasan bunga hias berwarna warni.
Bunga hias merupakan salah potensi perkebunan yang menjadi unggulan dari Kota Batu.
Kemudian, setiap derap langkah kontingen serta juga dibarengi dengan pertunjukan kesenian tradisional.
"Harapannya yang itu tadi bisa semakin menambah dan meningkatkan kreativitas dari teman-teman pelaku budaya dan seni," ujar dia.
Onny menyatakan setiap kreativitas para kontingen dinilai oleh juri dan nantinya pemenang akan diumumkan saat Batu Tourism Award.
"Penilainya hanya empat juara, satu, dua, tiga, dan empat," ujarnya pula.
