Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mempersiapkan lahan untuk pembangunan kantor imigrasi baru sebagai upaya meningkatkan pelayanan keimigrasian di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengaku telah bertemu dengan Deputi Koordinasi Bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan, Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) I Nyoman Gede Surya Mataram membahas percepatan pendirian kantor imigrasi.
"Yang ada saat ini masih beroperasi sebagai Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi Jember di Banyuwangi," kata Mujiono di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.
Pemkab Banyuwangi, lanjutnya, telah menyiapkan lahan hibah untuk pembangunan kantor imigrasi lebih representatif di kawasan Jalan Argopuro, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.
Wabup Mujiono berharap nantinya setelah selesai dibangun, pelayanan keimigrasian untuk warga Banyuwangi bisa lebih optimal untuk mengurus paspor dan lainnya.
Selain itu, katanya, pelayanan dokumen keimigrasian bagi masyarakat di Banyuwangi dan warga asing di Banyuwangi akan semakin lebih mudah dan dekat.
"Misal warga Banyuwangi yang akan umrah atau haji bisa optimal pelayanannya, termasuk yang akan mengurus paspor untuk keperluan akan ke luar negeri," kata Mujiono.
Ia menambahkan, sesuai yang disampaikan Deputi Koordinasi Bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan, pembangunan kantor imigrasi di Banyuwangi direncanakan mulai tahun depan setelah proses penyiapan lahan rampung.
"Selain pembangunan kantor imigrasi, Kemenko Kumham Imipas juga tengah menjajaki rencana pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Banyuwangi," ujar Mujiono.
