Pestisida nabati adalah alternatif terbaik karena berasal dari bahan alami yang mudah terurai di alam dan aman bagi lingkungan serta manusia

Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Para petani di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menggunakan pestisida nabati untuk mengatasi serangan hama dan penyakit tumbuhan sekaligus mulai beralih ke pendekatan ramah lingkungan.

"Pestisida nabati adalah alternatif terbaik karena berasal dari bahan alami yang mudah terurai di alam dan aman bagi lingkungan serta manusia," kata Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya, Jatim, Ika Ratmawati dalam keterangan tertulis yang diterima di Probolinggo, Jatim, Rabu.

Saat pertemuan rutin gabungan kelompok tani (gapoktan) se-Kecamatan Maron di Desa Pegalangan Kidul yang sekaligus menjadi ajang pelatihan pembuatan pestisida nabati, Ika mengatakan pembuatan pestisida nabati memanfaatkan tanaman yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan, seperti daun mimba (250 gram), daun sirsat (250 gram), batang sereh (250 gram), laos (250 gram), daun tembakau (100 gram) dan bawang putih (2 dompol)

"Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan direbus dengan lima liter air hingga mendidih, kemudian didinginkan semalaman. Larutan ini siap digunakan keesokan harinya dengan dosis 500 ml per tangki semprot," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan penggunaan pestisida kimia yang berlebihan telah menyebabkan hama menjadi resisten, bahkan keberadaan musuh alami hama juga ikut terancam.

"Jika itu terus berlanjut, petani akan semakin sulit mengendalikan serangan hama dan berisiko mengalami gagal panen. Oleh karena itu perlu pendekatan baru dalam sistem pertanian yang berkelanjutan dan tidak merusak ekosistem," tuturnya.

Kepala Desa Pegalangan Kidul Bahrul Huda menyatakan dukungannya terhadap pelatihan pembuatan pestisida nabati karena menilai pentingnya inovasi pertanian yang selaras dengan pelestarian alam.

"Petani harus mampu berinovasi dalam menerapkan teknik yang aman, murah dan tidak merusak lingkungan," katanya.

Pestisida nabati bukan hanya solusi ekologis, tetapi juga ekonomis dan saat yang tepat bagi petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis dalam mengatasi serangan hama dan penyakit tanaman.



Pewarta: Zumrotun Solichah
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026