Surabaya (ANTARA) - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) meraih pengakuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) atas tiga bidang unggulan strategis, yakni Ilmu Keolahragaan, Pendidikan Disabilitas, dan Pendidikan Seni-Budaya.
"Ini adalah buah kerja keras kolektif seluruh sivitas. Pengakuan ini memastikan bahwa Unesa benar-benar diakui negara sebagai salah satu pusat keunggulan yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa," kata Rektor Unesa Prof Nurhasan dalam keterangan di Surabaya, Selasa.
Pencapaian ini diwujudkan melalui pengesahan tiga Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Perguruan Tinggi (PUI-PT) sekaligus, yaitu Sport and Exercise Research Center (SERC), Disability Innovation Center (DIC), dan PUI Seni Budaya Majapahitan.
Cak Hasan, sapaannya menambahkan bahwa kesuksesan ini tidak terlepas dari kebijakan kampus yang secara konsisten berpihak pada pengembangan riset unggulan.
Unesa mengalokasikan dana mandiri untuk mendukung riset dan inovasi di tiga bidang prioritas tersebut.
“Inisiatif ini menunjukkan komitmen kuat kampus ‘Rumah Para Juara’ untuk tidak hanya bergantung pada dana pemerintah, tetapi secara proaktif menciptakan ekosistem riset yang berdampak dan berkelanjutan,” kata guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) itu.
Untuk memastikan kolaborasi dan efektivitas, ketiga PUI-PT tersebut berada di bawah satu koordinasi yakni Unesa Science Center yang berfungsi sebagai pusat integrasi riset, inovasi, dan hilirisasi.
Kehadiran tiga PUI-PT memiliki makna strategis bagi Unesa, mulai dari mendukung prestasi atlet nasional melalui SERC, menciptakan solusi pendidikan inklusif lewat DIC, hingga melestarikan dan mengembangkan seni budaya Majapahitan.
SERC diarahkan menjadi motor penggerak pengembangan ilmu keolahragaan berbasis sains, termasuk mencetak pelatih profesional dan mengembangkan teknologi keolahragaan mutakhir.
DIC hadir sebagai laboratorium sosial yang berdedikasi pada riset dan layanan pendidikan berbasis inklusif, dengan tujuan memperluas akses pendidikan bagi penyandang disabilitas.
Sedangkan PUI Seni Budaya Majapahitan menjadi garda terdepan dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya berbasis kearifan lokal Jawa Timur, dengan orientasi preservasi sekaligus inovasi agar relevan di kancah internasional.
Pengakuan Kemendiktisaintek ini menjadi landasan Unesa mewujudkan rencana besar ke depan, yakni pembentukan Science Edu Park sebagai laboratorium hidup (living lab) inovasi pendidikan dan pembelajaran berbasis riset.
Science Edu Park diharapkan menjadi center of excellence terpadu yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan mitra industri dalam mengembangkan teknologi pendidikan, model pembelajaran mutakhir, serta inovasi yang memperkuat peran Unesa sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) unggulan.
Unesa raih pengakuan Kemendiktisaintek atas tiga bidang unggulan
Selasa, 23 September 2025 15:01 WIB
Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa). ANTARA/HO-Humas Unesa
