Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Timur Grace Evi Ekawati mengapresiasi orang tua yang turut mendukung penuh anaknya dalam meraih prestasi, baik akademik maupun non-akademik.
"Saya sangat mengapresiasi orang tua yang mau mendukung penuh anaknya untuk berprestasi di bola basket, terlebih tanpa tindakan intervensi, baik kepada anaknya maupun pelatihnya," kata Evi saat dihubungi ANTARA setelah melihat pertandingan bola basket bertajuk Edu Fest 3X3 Competition, di Surabaya, Minggu malam.
Bahkan, kata Evi, orang tua harus menerima dan percaya kepada pelatih jika anaknya diberikan latihan fisik dan mental yang cukup berat.
Ia mencontohkan, seperti dua kakak beradik, yakni Javier Calixto Anwar dan Jovannie Cheverly Anwar yang berhasil menyabet gelar Most Valuable Player (MVP) atau pemain paling berharga dalam kompetisi tersebut.
"Kedua orang tuanya terlihat sekali jika mendukung anak-anaknya, bahkan saat mereka digembleng di lapangan juga tidak ada intervensi dari mereka dan hal itu makin membuat anak-anaknya bermain lebih baik lagi," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan, jika dalam kompetisi tersebut, tiga dari enam kategori yang dilombakan, klub yang menaungi Javier dan Jovannie juga meraih juara pertama.
Artinya, kata dia, jika timbul rasa saling percaya antara pelatih klub dan orang tua, maka hasilnya juga akan turut baik, sehingga prestasi akan mudah diraih.
"Ini mereka ada di klub Biffi Academy, klubnya juara di KU-9 putri, KU-12 putra dan KU-14 putra," ucapnya.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar kolaborasi positif antara klub bola basket, pelatih, atlet dan orang tua di Jawa Timur bisa terus ditingkatkan, sehingga akan muncul bibit-bibit pebasket handal.
"Semoga akan terus muncul pebasket-pebasket nasional bahkan internasional dari Jawa Timur," tuturnya.
