Surabaya (ANTARA) - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) berkolaborasi dengan PT HM Sampoerna Tbk dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melaksanakan aksi bersih-bersih Sungai Tambak Oso yang melintas di kawasan industri tersebut.
“Kami berterima kasih kepada PT HM Sampoerna Tbk, Pemkot Surabaya, dan seluruh stakeholder yang mendukung kegiatan ini. Sungai Tambak Oso kerap menimbulkan banjir di musim hujan. Karena itu, kerja sama seperti ini harus terus dilakukan agar manfaatnya nyata dirasakan masyarakat,” ujar Kepala Divisi Manajemen Kawasan SIER, M Afifuddin, melalui keterangan yang diterima di Surabaya.
Lanjutnya, kolaborasi antara kawasan industri, swasta, dan pemerintah daerah ini merupakan kunci untuk mengatasi persoalan lingkungan.
Kegiatan ini berfokus pada pengerukan sedimen serta pembersihan eceng gondok yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir di musim penghujan.
Sementara itu, Manager Hand-Rolled PT HM Sampoerna Tbk Plant Rungkut 1 Surabaya, Sianggono Harisan, menekankan pentingnya aksi kolektif menjaga sungai tetap bersih.
Dirinya berharap aksi ini tidak hanya berdampak pada kebersihan sungai, tetapi juga mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan daya serap air untuk mengurangi risiko banjir.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kondisi sungai tetap bersih dan meminimalkan risiko banjir.
Camat Gunung Anyar, Ario Bagus Permadi, menyebut inisiatif ini sebagai langkah mitigatif yang tepat untuk menghadapi musim penghujan.
“Semoga langkah ini terus berlanjut agar risiko banjir di Surabaya semakin berkurang,” tuturnya.
Aksi gotong royong ini melibatkan ratusan peserta, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Kecamatan Gunung Anyar, Kelurahan Rungkut Tengah, Rungkut Menanggal, Gunung Anyar, Gunung Anyar Tambak, PT SIER, Forkom SIER, Kader Surabaya Hebat, hingga masyarakat umum.
