Malang Raya (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menerjunkan tim pendukung untuk mempercepat penanganan banjir di sejumlah lokasi, di Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
"Kami sudah memberangkatkan tim II atau pendukung untuk menangani banjir di wilayah Sumbermanjingwetan. Lokasi di Desa Sitiarjo, ketinggian air kurang lebih 1,5 meter," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang, Sabtu.
Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Malang, total terdapat empat wilayah dusun Desa Sitiarjo yang terdampak peristiwa itu.
Keempat dusun tersebut, yakni Dusun Krajan Tengah dengan total 240 kepala keluarga yang meliputi 705 jiwa dan Dusun Krajan Kulon dengan total 163 kepala keluarga yang meliputi 411 jiwa.
Selanjutnya, Dusun Krajan Wetan dengan total 250 kepala keluarga yang meliputi 648 jiwa dan Dusun Rowotrate dengan total 177 kepala keluarga yang meliputi 464 jiwa.
Saat ini, petugas BPBD setempat masih terus melakukan identifikasi guna mengetahui dan memastikan dampak yang diakibatkan bencana banjir tersebut.
Kejadian banjir ini terjadi dini hari tadi, tepatnya sekitar pukul 00.30 WIB.
"(Disebabkan) hujan dengan intensitas sedang hingga deras mulai pukul 20.00 WIB di hulu Sungai Panguluran, Kecamatan Sumbermanjingwetan," ucapnya.
Hujan yang melanda menyebabkan debit air di Sungai Panguluran mengalami peningkatan sehingga meluber hingga menggenangi rumah-rumah warga.
"Membawa material berupa bebatuan dan batang pohon sehingga menutup sebagian badan jalan," ujarnya.
Sadono menyatakan untuk kondisi banjir saat ini memang sudah surut tetapi petugas gabungan bersama masyarakat setempat bergotongroyong melakukan kerja bakti membersihkan area pedesaan dari sisa lumpur.
Selain di Desa Sitiarjo, petugas BPBD juga dikerahkan untuk menangani banjir di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjingwetan.
BPBD Kabupaten turut mencatat banjir juga terjadi di Dusun Umbul Rejo, Desa Sidodadi dan Dusun Bajul Mati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Melalui laporannya, BPBD mencatat banjir di dua dusun di Kecamatan Gedangan menggenangi total 45 rumah, dengan rata-rata ketinggian air 60 sentimeter.
Dari dua kejadian banjir di lokasi kecamatan berbeda itu tak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Nihil untuk korban jiwanya," ucap dia.
