Salah satu yang mendongkrak adalah kebijakan pemutihan pajak

Surabaya (ANTARA) - Lembaga Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) mencatat tingkat kepuasan warga Jawa Timur terhadap kinerja Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak meningkat menjadi 80,5 persen.

"Pada periode 100 hari kerja pertama di periode kedua, kepuasan warga berkisar 75 persen. Kini sudah meningkat menjadi 80,5 persen pada 6 bulan bekerja," kata Direktur Utama ARCI Baihaki Sirajt saat paparan di Surabaya, Jumat.

Dalam survei ARCI, sebanyak 80,5 persen responden menyatakan puas kinerja Khofifah-Emil memimpin Jatim selama enam bulan di periode kedua. Sementara 19,5 persen responden menyatakan tidak puas.

Baihaki membeberkan sejumlah faktor yang membuat kepuasan meningkat, di antaranya munculnya sejumlah program Khofifah-Emil yang mulai terasa di tengah masyarakat.

"Salah satu yang mendongkrak adalah kebijakan pemutihan pajak. Kebijakan ini sebenarnya sudah rutin dilakukan oleh Khofifah-Emil, namun memang kemarin sangat ditunggu-tunggu oleh warga karena provinsi lain sudah menerapkan kebijakan tersebut," katanya.

Menurut dia, kebijakan itu ketika diterapkan pada pertengahan Juli kemarin, turut mendongkrak kepuasan warga terhadap kinerja Khofifah-Emil.

Dalam survei ARCI, kepuasan warga terhadap kebijakan pemutihan pajak berada di angka 82,1 persen. Responden yang menyatakan kurang puas sebesar 13,3 persen, dan sangat kurang puas sebesar 4,6 persen.

Kemudian kepuasan warga terhadap program Bus Trans Jatim berada di angka 79,1 persen. Responden yang menyatakan kurang puas sebanyak 15,3 persen, dan sangat kurang puas 5,6 persen.

Lalu dalam program di sektor kelautan dan perikanan, kepuasan warga mencapai 80,1 persen. Responden yang menyatakan kurang puas sebesar 12,3 persen, dan sangat kurang puas sebesar 7,6 persen.

Selanjutnya pada program Perempuan Tangguh Mandiri (bantuan kewirausahaan inklusif produktif), kepuasan warga berada di angka 77,1 persen. Sebanyak 16,3 persen responden menyatakan kurang puas, dan 6,6 persen sangat kurang puas.

Pada program Beasiswa SMA/SMK Swasta dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, 79,1 persen responden menyatakan puas. Sebanyak 14,3 persen responden menyatakan kurang puas, dan 6,6 persen sangat kurang puas.

Kemudian program Jatim Lestari dalam hal penanganan sampah dan lingkungan hidup, 81,9 persen responden menyatakan puas. Sementara 10,5 persen responden menyatakan kurang puas, dan 7,6 persen sangat kurang puas.

Baihaki juga mengungkap sejumlah harapan warga Jawa Timur kepada Khofifah-Emil, di antaranya perbaikan jalan, SMA/SMK tanpa pungutan liar (pungli), peningkatan pelayanan kesehatan, pengentasan pengangguran, hingga pemerataan kesejahteraan.

Survei ARCI dilakukan pada 7–20 Agustus 2025 di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Survei melibatkan 1.200 responden dengan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode yang digunakan ialah Stratified Multistage Random Sampling.

 



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026