Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin kencang disertai hujan deras di Desa Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Dinas Sosial (Dinsos); Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) serta Pemerintah Kecamatan Kotaanyar memberikan bantuan yang disalurkan kepada warga yang rumahnya ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang.
"Hari ini kami menyalurkan bantuan yang merupakan bagian dari instruksi langsung Bupati Probolinggo," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, Rabu.
Hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Selasa (19/8) malam di Desa Kotaanyar-Kecamatan Kotaanyar. Rumah milik Doni Wageyono, warga Dusun Koloran RT 17 RW 05, ambruk setelah hujan lebat melanda kawasan tersebut.
"Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, bantuan darurat disalurkan ke lokasi kejadian. Tujuannya adalah untuk meringankan beban korban bencana dan memastikan adanya dukungan cepat dari pemerintah daerah," tuturnya.
Bantuan yang diberikan berupa satu dus perlengkapan makanan, satu dus peralatan masak, satu buah selimut, satu box family kit, satu dus makanan siap saji, satu dus lauk pauk, satu box hygiene kit, satu dus makanan tambahan gizi, satu box perlengkapan kebersihan, satu dus biskuit dan dua lembar matras.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada menghadapi musim pancaroba karena cuaca yang tidak menentu, dengan pagi dan siang yang panas kemudian hujan deras pada sore hingga malam, meningkatkan risiko bencana seperti tanah longsor, banjir dan kerusakan rumah.
"Kenali potensi risiko di lingkungan sekitar, lakukan upaya pencegahan sejak dini dan segera laporkan ke aparat desa atau kecamatan jika ada tanda-tanda bahaya," ujarnya.
Sementara Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto mengatakan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat terdampak bencana.
"Setiap laporan bencana yang kami terima langsung ditanggapi melalui proses asesmen dan penyaluran bantuan. Itu adalah bagian dari layanan darurat kami dalam memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi," katanya.
Ia berharap dengan kolaborasi lintas instansi, keluarga yang terdampak dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
"Kejadian itu menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah terhadap ancaman bencana alam yang bisa datang sewaktu-waktu, khususnya saat musim peralihan," tuturnya.
