Kota Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Probolinggo, Jawa Timur menggelar upacara bendera dan orasi kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan penuh khidmat di Bundaran Glaser, kota setempat, Minggu.
Kegiatan upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dikumandangkan bersama oleh para kader GMNI bersama aparat kepolisian yang mengawal kegiatan tersebut.
"Kami menggelar orasi kebangsaan yang menyoroti berbagai persoalan nasional, mulai dari kemiskinan, kualitas pendidikan, hingga praktik hukum yang dinilai kerap dijadikan alat politik," kata Koordinator Lapangan GMNI Bima Ahmad Setiawan.
Menurutnya momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat untuk terus memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, sehingga pihaknya bergerak untuk meraih hal itu.
Menurutnya, refleksi kemerdekaan Indonesia tidak cukup pada kegiatan seremonial belaka, namun harus lebih dari itu, yakni implementasi dari hak-hak masyarakat khususnya pada persoalan keadilan, kesejahteraan rakyat hingga penegakan hukum.
GMNI Probolinggo menyampaikan empat poin aspirasi kepada pemerintah agar Indonesia bisa lebih baik, yakni pembangunan yang berkeadilan, yang artinya pemerintah diminta tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan ekonomi rakyat kecil.
Kemudian terkait isu pelestarian lingkungan yang diperlukan kebijakan serius untuk menjaga kelestarian alam di Indonesia.
Ketiga, peningkatan pelayanan kepolisian, dimana aparat kepolisian harus meningkatkan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Keempat yakni relokasi PKL yang manusiawi yakni proses relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari Alun-alun ke GOR Ahmad Yani Kota Probolinggo harus mempertimbangkan hak-hak pedagang agar tidak merugikan mereka," katanya.
GMNI Probolinggo berharap semangat nasionalisme dan persatuan yang terpupuk dalam acara tersebut dapat terus menginspirasi perjuangan generasi muda untuk menuju Indonesia yang lebih baik.
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.