Surabaya (ANTARA) - Laga final Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U-21 Tahun 2025 mempertemukan dua tim dari dua benua, Italia mewakili Eropa akan bertemu Jepang sebagai wakil Asia di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (17/8), setelah kedua tim mengalahkan lawan-lawannya pada semifinal.
Italia meraih kemenangan meyakinkan atas kandidat juara asal Amerika Selatan, Brasil, di Jawa Pos Arena, Surabaya, Sabtu (16/8), dengan skor 3-0 (25-16, 25-21, 25-19). Sedangkan Jepang menghentikan Bulgaria juga dengan skor 3-0 (25-17, 25-18, 25-13).
Kemenangan Italia atas Brasil dengan tiga set langsung sebenarnya di luar dugaan, mengingat Brasil juga jadi salah satu tim unggulan. Meski begitu, pelatih Italia Gaetano Gagliardi merasa kemenangan itu bukanlah sebuah kejutan.
"Saya pikir pertandingannya lebih sulit, tapi kami fokus pada pertandingan. Kami bermain bagus di semua situasi, juga pada set ketiga saat Brasil mencoba bangkit. Kami dengan sabar menghadapinya, ini hal yang sangat bagus," katanya usai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Jepang Hiroyuki Yamaguchi menanggapi kemenangan telak timnya atas Bulgaria dengan mengatakan para pemainnya bermain solid dan bisa terus menjaga fokus hingga akhir pertandingan.
"Kami bermain dengan pikiran jernih. Dari pertama pemain tampil dengan sangat baik dan berkonsentrasi, jadi kami bisa terus mendominasi pertandingan," katanya.
Selain itu, kekompakan tim juga berperan. "Kami menyerang dan saling melindungi satu sama lain. Itulah mengapa kami bisa memenangkan pertandingan, kami berusaha untuk melakukan yang terbaik," imbuhnya.
Menghadapi Italia laga puncak, Yamaguchi berharap anak asuhnya bisa terus melanjutkan performa terbaiknya. "Italia tim yang sangat bagus, jadi akan jadi tantangan bagi kami untuk terus menunjukkan performa terbaik," ujarnya.
Indonesia kalah lagi
Sementara itu, tuan rumah Indonesia harus puas menerima kekalahan kelima di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 Tahun 2025 setelah menyerah 2-3 (25-22, 15-25, 25-17, 18-25, 5-15) dari Korea Selatan, di Jawa Pos Arena, Surabaya, Sabtu (16/8) malam.
Kekalahan lima set itu adalah yang ketiga bagi Junaida Santi dkk dalam ajang kejuaraan dua tahunan ini.
Sebelumnya, tim asuhan Marcos Sugiyama itu juga kalah 2-3 dari Serbia dan Puerto Riko pada penyisihan grup A.
Dengan hasil itu, Indonesia harus puas hanya berebut peringkat ke-15 dengan kembali bertemu Puerto Riko pada Minggu (17/8). Pada laga Sabtu (16/8), Puerto Riko kalah 0-3 dari Serbia.
Hasil Sabtu (16/8):
Lapangan 1, Jawa Pos Arena:
Puerto Riko-Serbia 0-3 (11-25, 21-25, 19-25)
Brasil-Italia 0-3 (16-25, 21-25, 19-25)
Jepang-Bulgaria 3-0 (25-17, 25-18, 25-13)
Indonesia-Korea 2-3 (25-22, 15-25, 25-17, 18-25, 5-15)
Lapangan 2, GOR Pancasila:
USA-Kroasia 3-1 (26-28, 25-22, 25-16. 25-16)
Republik Ceko-Thailand 3-2 (25-22, 21-25, 25-19, 19-25, 15-11)
Polandia-Turki 3-2 (25-23, 19-25, 22-25, 25-16, 17-15)
Argentina-China 1-3 (12-25, 25-22, 21-25, 22-25)
Lapangan 3, GOR Samator:
Aljazair-Meksiko 2-3 (25-16, 25-23, 25-27, 12-25, 12-15)
Tunisia-Mesir 1-3 (25-19, 18-25, 20-25, 19-25)
Rep. Dominika-Vietnam 0-3 (19-25, 17-25, 17-25)
Kanada-Chili 3-1 (25-12, 23-25, 25-21, 25-21).
Jadwal Minggu (17/8):
Lapangan 1, Jawa Pos Arena:
Jam 10.00 WIB: Indonesia-Puerto Riko (peringkat 15-16)
Jam 13.00 WIB: China-Polandia (peringkat 5-6)
Jam 16.00 WIB: Brasil-Bulgaria (peringkat 3-4)
Jam 19.00 WIB: Italia-Jepang (peringkat 1-2)
Lapangan 2, GOR Pancasila:
Jam 10.00 WIB: Thailand-Kroasia (peringkat 11-12)
Jam 13.00 WIB: Argentina-Turki (peringkat 7-8)
Jam 16.00 WIB: Korea-Serbia (peringkat 13-14)
Jam 19.00 WIB: Republik Ceko-USA (peringkat 9-10)
Pewarta: Didik KusbiantoroEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026