Surabaya (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya yang mengikuti kuliah Kerja Nyata (KKN) memberikan penyuluhan kesehatan pencegahan stunting bagi masyarakat Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UM Surabaya, Dr Iffah Rosyiana SPsi MPsi, melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Jumat, mengatakan dalam penyuluhan tersebut juga memperkenalkan aplikasi Gen C untuk memudahkan masyarakat memantau pertumbuhan dan status gizi anak secara berkelanjutan.

"Aplikasi ini memiliki fitur kalkulator Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI), kalkulator tinggi dan berat anak, rekomendasi menu sehat sesuai usia, video edukasi, hingga konsultasi gizi daring," katanya.

Penyuluhan ini dilakukan 21 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UM Surabaya berkolaborasi dengan Puskesmas Desa Banjarkejen untuk memberikan edukasi gizi, pola asuh, dan pemantauan tumbuh kembang anak. 

Penyuluhan dibuka oleh Kepala Desa Banjarkejen Sholihan yang mengajak warga menjadikan kesehatan anak sebagai prioritas utama. 

Materi disampaikan oleh Kepala Bidan Desa Banjarkejen, Sukira AMd Kes, yang menjelaskan penyebab utama stunting serta langkah pencegahan melalui pola makan bergizi, sanitasi, dan pemeriksaan rutin di posyandu.



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026