kami berharap akan lahir e-sport player, KOL, atau streamer
Surabaya (ANTARA) - Jenama teknologi, Infinix, meluncurkan program Gaming Akademia di SMA Kristen Petra II Surabaya, sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan ekosistem e-sport di kalangan pelajar, sekaligus membangun karakter dan mentalitas positif di dunia gim digital.
Head of Marketing Infinix Indonesia Sergio Ticoalu menjelaskan Gaming Akademia merupakan program pelatihan e-sport bagi siswa SMA yang sebelumnya telah hadir di Jakarta dan Bandung.
"Tahun ini, Surabaya menjadi kota pertama di Jawa Timur yang menjadi lokasi pelaksanaan program ini. Dengan adanya Lab Gaming ini, kami berharap akan lahir e-sport player, KOL, atau streamer dari SMA Petra II,” kata Sergio disela peresmian Lab Gaming di SMAK Petra 2 Surabaya, Rabu.
Ia menjelaskan, dalam program tersebut dilengkapi dengan fasilitas gawai gaming seri GT terbaru, kursi dan meja gim khusus, serta pelatih e-sport dengan silabus pembelajaran selama satu tahun.
Selain itu, kata dia, kegiatan akan berlangsung setiap minggu, diakhiri dengan kompetisi yang melibatkan sekolah-sekolah peserta Gaming Akademia di berbagai daerah.
Sergio menambahkan, program ini juga sejalan dengan kampanye Infinix untuk menghentikan perundungan, terutama di kalangan sekolah.
Menurutnya, lingkungan e-sport rentan terhadap perilaku taunting yang berpotensi berdampak negatif pada remaja.
“Kami tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga membangun sikap dan mentalitas yang sehat. Attitude dan mentality adalah hal utama yang ingin kami ajarkan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMA Kristen Petra II Surabaya Elisabeth Dian Pujilestari menyambut positif kerja sama tersebut.
Menurutnya, Gaming Academia selaras dengan konsep pendidikan holistik yang diterapkan sekolah, yakni mengembangkan siswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga fisik, emosional, talenta, dan spiritual.
“Dengan adanya program ini, anak-anak punya arah yang jelas dalam bermain gim. Mereka tahu prioritasnya, fokusnya, dan tetap menempatkan pendidikan di posisi utama,” katanya.
Ia juga berharap program ini dapat membentuk ekosistem sehat di luar sekolah, sekaligus mendukung kampanye stop bullying yang telah dijalankan sekolah.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.