Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhamad Natanegara menekankan pentingnya akurasi dalam pendataan sosial ekonomi melalui program Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar seluruh warga miskin terdata dan mendapatkan hak atas program bantuan sosial.

“Jangan sampai ada yang luput. Data DTSEN ini sangat penting sebagai dasar kebijakan. Kalau datanya keliru, bisa berdampak besar, terutama pada penyaluran bantuan,” katanya saat membuka sosialisasi DTSEN di Trenggalek, Jawa Timur, Rabu.

Ia mengatakan pendataan DTSEN merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyusun basis data tunggal yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan.

DTSEN juga akan menjadi rujukan dalam menentukan target penerima manfaat berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut dia, keberhasilan DTSEN tak lepas dari partisipasi aktif semua pihak, mulai dari perangkat desa, petugas pendata, hingga masyarakat itu sendiri.

“Masyarakat harus terbuka dan jujur saat didata. Ini bukan hanya soal bantuan, tapi menyangkut perencanaan pembangunan ke depan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi DTSEN diikuti sejumlah pemangku kepentingan dari tingkat kecamatan dan desa, termasuk unsur Dinas Sosial dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026