Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menyebut pasar murah yang digelar di Kota Kediri turut serta membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga.

"Di tengah harga kebutuhan yang fluktuatif pelaksanaan pasar murah ini sangat bermanfaat. Kami atas nama Pemerintah Kota Kediri mengucapkan terima kasih karena ini juga membantu menekan harga," kata Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha dalam kegiatan pasar murah di Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Kamis.

Gus Qowim, sapaan akrabnya mengatakan pasar murah yang digelar dalam momentum Hari Bhakti Adhyaksa ke-65 dan HUT ke-25 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini semakin memperkuat semangat untuk terus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan kepekaan sosial, demi terciptanya tatanan hukum yang berwibawa dan masyarakat yang berkeadilan.

Pemkot Kediri, kata dia, menyadari bahwa keberhasilan pembangunan di Kota Kediri tidak akan tercapai tanpa sinergi dan kolaborasi seluruh elemen termasuk institusi kejaksaan. Semua memiliki tujuan yang sama, yakni membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, kuat, dan berkeadilan.

"Hal ini juga telah tercermin dalam misi kami Kota Kediri Aman, yakni meningkatkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, responsif, dan berintegritas. Oleh karena itu saya berharap hubungan baik dan kerja sama antara Pemkot Kediri dan Kejaksaan Negeri Kota Kediri terus diperkuat. Demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin akuntabel dan terpercaya," ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Andy Mirnawaty mengatakan Hari Bhakti Adhyaksa ke-65 dan HUT ke-25 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini diisi dengan pasar murah, pelayanan hukum dari tim pelayanan hukum Kejaksaan Negeri Kota Kediri, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pelayanan pembayaran PBB.

"Kegiatan pasar murah ini dilakukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta memastikan masyarakat di Kota Kediri mendapat layanan untuk membeli kebutuhan pangan yang murah," kata dia.

Dalam kegiatan itu, ada banyak komoditas yang dijual seperti beras premium kemasan 5 kilogram dengan harga Rp68.000, beras SPHP kemasan 5 kilogram Rp60.0000, MinyaKita Rp15.000 per botol, telur ayam Rp23.500 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram, ikan nila Rp30.000 per kilogram, ikan lele Rp20.000 per kilogram, paket sayur Rp5.000 per paket, cabai rawit Rp7.000 per 250 gram, cabai merah Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp11.000 per 250 gram, dan bawang putih Rp7.000 per 250 gram.

Salah seorang pembeli, Tinah mengatakan kegiatan ini sangat membantu masyarakat, apalagi harga yang dijual di bawah harga pasar.

"Alhamdulillah harga di sini lebih murah makanya tadi belanja beberapa komoditas. Seperti beras di luar Rp73 ribu di sini hanya Rp68 ribu (per 5 kilogram). Makanya ini sangat membantu bagi saya untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari," ujar warga Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri ini.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026